Erdogan Bilang Turki akan Kembali Kriminalkan Pezina

Rabu, 21 Februari 2018 - 05:33 WIB
Erdogan Bilang Turki...
Erdogan Bilang Turki akan Kembali Kriminalkan Pezina
A A A
ANKARA - Turki sedang mempertimbangkan untuk kembali mengkriminalkan perzinaan. Hal itu disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Rencana itu berpotensi memicu kemarahan orang-orang Turki dari kalangan sekuler dan Uni Eropa.

Turki pernah mengkriminalkan para wanita pelaku zina pada akhir 1990-an.

Gagasan mengkriminalkan para pelaku zina pernah dimunculkan Partai AK (Partai Keadilan dan Pembangunan)—partai berkuasa di Turki—pada tahun 2004. Gagasan itu sebagai bagian dari perluasan hukum pidana di negara tersebut.

Namun usulan tersebut menimbulkan reaksi penolakan keras dari kubu oposisi sekuler dan para pejabat Uni Eeropa. Para pejabat Uni Eropa menyatakan, gagasan mengkriminalkan perzinaan dapat membahayakan usaha Turki untuk bergabung dalam organisasi Eropa tersebut.

Turki sampai saat ini belum diterima sebagai anggota Uni Eropa. Peluang penerimaan keanggotaan itu semakin kecil setelah pemerintah Erdogan melakukan tindakan keras terhadap semua pihak yang dituduh terlibat upaya kudeta tahun 2016 lalu.

Erdogan telah marah dengan sikap Uni Eropa yang dia anggap mengulur-ulur tawaran kenggotaan.

”Saya pikir akan sangat, sangat tepat untuk mendiskusikan masalah perzinaan, karena masyarakat kita berada dalam posisi yang berbeda sehubungan dengan nilai-nilai moral,” kata Erdogan kepada wartawan setelah pidato di parlemen Turki hari Selasa yang dilansir Reuters, Rabu (21/2/2018).

Erdogan telah dituduh oleh para kritikusnya telah menghancurkan demokrasi dengan melakukan penangkapan terhadap puluhan ribu orang dan memberedel media sejak upaya kudeta yang gagal. Presiden Turki ini sebelumnya mengungkap keinginannya untuk membesarkan ”generasi saleh” Turki.
(mas)
Berita Terkait
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
UE Depak Turki dari...
UE Depak Turki dari Daftar Perjalanan Aman, Ankara Kesal
Uni Eropa Tolak Terapkan...
Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
7 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
8 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
9 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
10 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
11 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved