Dua Kapal Perang AS di Laut Hitam, Pejabat Rusia Sebut Provokasi

Senin, 19 Februari 2018 - 16:20 WIB
Dua Kapal Perang AS...
Dua Kapal Perang AS di Laut Hitam, Pejabat Rusia Sebut Provokasi
A A A
MOSKOW - Dua kapal perang Amerika Serikat (AS) telah dikerahkan ke Laut Hitam dengan dalih melakukan operasi keamanan. Pejabat Rusia menyebut pengerahan dua kapal jenis perusak itu sebagai tindakan provokasi.

Pada hari Sabtu, kapal USS Carney—kapal perusak Arleigh Burke-class—bergabung dengan kapal kapal perang AS lainnya, USS Ross, di perairan Laut Hitam.

“AS mencari reaksi terhadap perilaku provokatifnya, yang bisa menjadi alasan untuk tindakan yang lebih serius dari pihak Amerika dan sekutunya,” kata Wakil Kepala Komite Pertahanan Duma Negara Rusia, Yury Shvytkin, kepada Russia Today.

“Siapa yang akan mereka lindungi dan dari siapa? Amerika memperparah situasi. Sudah ada dua kapal Amerika di daerah tersebut. Tentu saja, kejadian ini hanya bisa menjadi alarm bagi kami,” ujarnya, yang dilansir Senin (19/2/2018).

Sementara itu, Angkatan Laut AS mengklaim kapal-kapal mereka beroperasi sebagai bagian dari misi kehadiran regional proaktif di laut yang tidak dibatasi oleh Rusia.

”Keputusan kami untuk memiliki dua kapal yang beroperasi secara bersamaan di Laut Hitam adalah proaktif, bukan reaktif,” kata komandan komando Angkatan Udara AS, A. Christopher W. Grady, dalam sebuah pernyataan.

”Kami beroperasi pada tempo dan waktu yang kami pilih di kawasan strategis ini. Secara alami, kapal fleksibel, kekuatan bergerak,” ujarnya.

Kehadiran dua kapal di perairan yang dekat dengan Rusia ikut memanaskan ketegangan kedua negara. Sebelumnya, pada hari Jumat jaksa federal AS mendakwa 13 warga Rusia atas tuduhan terlibat ikut campur pemilihan presiden AS tahun 2016.

Patroli kedua kapal perang Wasington itu juga menyusul insiden 7 Februari di Suriah, di mana pasukan pro-Bashar al Assad dan kontraktor bayaran Rusia diserang pesawat jet tempur AS.

Laporan awal yang dilansir Reuters menyebut ratusan tentara bayaran Rusia tewas dalam serangan tersebut, namun Kremlin mengklaim memiliki informasi terbaru yang menyatakan warga Rusia ikut terbunuh dalam serangan udara AS.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
23 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved