Diplomat Senior AS: Tidak Ada Rencana Serang Korut

Jum'at, 16 Februari 2018 - 04:47 WIB
Diplomat Senior AS:...
Diplomat Senior AS: Tidak Ada Rencana Serang Korut
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Trump tidak memiliki strategi untuk melakukan serangan "bloody nose" terhadap Korea Utara (Korut). Hal itu diungkapkan oleh diplomat senior Amerika Serikat (AS) untuk Asia, Susan Thornton.

Pemerintahan Presiden Donald Trump berulang kali mengatakan bahwa mereka lebih memilih solusi diplomatik terhadap krisis rudal nuklir Korut yang mampu menyerang AS. Namun, Trump dan para penasihatnya juga telah membahas kemungkinan terjadinya serangan "bloody nose" terhadap negara Asia yang terisolasi itu.

Pembicaraan semacam itu membuat para pakar khawatir bahwa ini bisa memicu pembalasan berujung bencana. Namun kekhawatiran itu mereda seiring keputusan Korut dan Korea Selatan (Korsel) melanjutkan pembicaraan bulan lalu dan Pyongyang bergabung dengan Olimpiade Musim Dingin di Korsel.

Dua senator AS, seorang Demokrat dan Republik, mengatakan bahwa mereka dan senator lainnya telah diberitahu oleh pejabat senior Gedung Putih pada hari Rabu bahwa tidak ada strategi semacam itu.

Hal itu diungkapkan dalam dengar pendapat dengan Thornton untuk jabatan asisten sekretaris untuk Asia Timur.

Ditanya oleh salah satu senator Demokrat, Jeanne Shaheen, apakah ia mengerti jika itu artinya adalah pemerintah Trump tidak memiliki strategi "Bloody nose,"

"Itulah pemahaman saya, Senator. Iya," jawab Thornton seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/2/2018).

Senator kedua dari Republik, James Risch, mengatakan bahwa anggota parlemen telah diberitahu oleh orang-orang pemerintah bahwa tidak ada yang namanya strategi "Bloody nose."

Risch mengatakan bahwa pejabat yang tidak dia kenal, mengatakan bahwa mereka tidak pernah membicarakannya, bahwa mereka tidak pernah mempertimbangkannya, mereka tidak pernah menggunakan istilah itu, dan itu bukan sesuatu yang orang harus bicarakan.

Thornton mengatakan pada pertemuan itu bahwa AS terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan Korut, namun keterlibatan semacam itu hanya untuk satu masalah yaitu denuklirisasi Korut.

Korut telah berulang kali menolak seruan untuk membatalkan program senjata nuklirnya.

Thornton saat ini menjabat sebagai asisten sekretaris untuk Asia Timur dan telah dinominasikan untuk jabatan penuh.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
34 menit yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
2 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
3 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
4 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
6 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved