Robo Balls, Mata-mata Baru Rusia Pengakses Medan Perang yang Sulit

Rabu, 07 Februari 2018 - 04:38 WIB
Robo Balls, Mata-mata...
Robo Balls, Mata-mata Baru Rusia Pengakses Medan Perang yang Sulit
A A A
MOSKOW - Rusia mengembangkan robot baru yang dikenal sebagai “Robo Balls” (bola robot) untuk misi militer. Robot ini jadi mata-mata untuk mengakses area sulit di medan perang.

Gadget militer ini menampilkan tangkapan empat kamera yang terpasang, sehingga memberikan tampilan 360 derajat dan audio dari area yang dimata-matai.

“Robo Balls” akan menjadi mata-mata andalan Moskow untuk tempat-tempat yang tidak memungkinkan dijangkau oleh personel militer.

Perangkat yang juga disebut sebagai Sphera ini diklaim telah diuji coba di Suriah. Pengembangnya berjanji akan membuat gadget itu menjadi lebih canggih.

Robot tersebut memiliki lampu dioda serta mikrofon dan pemancar yang bekerja pada sinyal radio.

Alat itu dapat dilemparkan ke tempat-tempat yang sulit untuk mengirim gambar dan audio ke penerima yang berjarak sekitar 50 meter.

“Suriah adalah tempat perangkat ini menjalani uji coba tempur,” kata Set-1, pengembang Robo Balls dalam sebuah pernyataan di situsnya. Harga per unit dari bola robot ini 18.500 poundsterling.

”Kekuatan mereka (bola robot) telah dicatat saat digunakan,” lanjut pernyataan Set-1, seperti dilansir Daily Mirror, Rabu (7/2/2018).

Namun personil militer Rusia telah meminta beberapa perubahan dari robot mata-mata itu agar lebih efektif. ”Beberapa saran telah diungkapkan. Ini akan dipertimbangkan saat model berikutnya dibuat,” lanjut Set-1.

Bola robot adalah bagian dari rangkaian persenjataan pintar baru dan peralatan pengumpulan data intelijen yang dikembangkan untuk mesin militer pemerintah Presiden Vladimir Putin.

Pengembangnya mengklaim bola robot dapat beroperasi pada suhu mulai dari minus 20 derajat Celsius sampai 45 derajat Celsius. Bola robot dianggap berguna dalam pertempuran jalanan untuk mengendalikan zona perang di sebuah perkotaan.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
7 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved