Atas Perintah Duterte, 29 Mobil Mewah Selundupan Dibuldozer

Rabu, 07 Februari 2018 - 00:05 WIB
Atas Perintah Duterte,...
Atas Perintah Duterte, 29 Mobil Mewah Selundupan Dibuldozer
A A A
MANILA - Presiden Rodrigo Duterte menyaksikan 29 mobil mewah selundupan di Filipina dibuldozer. Penghancuran itu diperintahkan Duterte setelah dia memperingatkan para importir mobil mewah membayar bea masuk barang impor.

Mobil-mobil yang dihancurkan itu seharga hampir USD1,2 juta atau sekitar Rp16,2 miliar.

Sebanyak 29 mobil mewah diselundupkan tersebut termasuk jenis BMW, Jaguar, Mercedes Benz dan Corvette. Semua digilas buldozer secara bersamaan di tiga pelabuhan negara pada hari Selasa (6/2/2018).

Mayoritas mobil dihancurkan di pangkalan Biro Pabean di Manila, di mana Duterte hadir untuk penghukuman seremonial. Hari Selasa tersebut juga menandai perayaan ulang tahun ke-116 pendiri Bureau of Customs.

Sebanyak tujuh mobil mewah lain dibuldoser di Davao City dan tiga lainnya di Cebu. Mobil-mobil itu setidaknya bernilai total USD1,19 juta.

Perusakan dramatis tersebut mengirim pesan yang jelas kepada penyelundup bahwa presiden Filipina itu bertekad menindak importir kendaraan yang tidak bermoral.

”Anda ingin mobil impor? Bayar bea masuk dulu,” kata Duterte pekan lalu, saat mengumumkan strategi barunya itu.

”Sekarang akan menjadi kebijakan menggilas kendaraan mewah yang diselundupkan,” imbuh juru bicara kepresidenan Filipina.

Praktik baru ini sekaligus jadi sikap Duterte menentang prosedur pelelangan kendaraan selundupan seperti biasa untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi pemerintah. Duterte mengatakan bahwa membuang mobil yang disita di sebuah pelelangan hanya akan memberi para penyelundup kesempatan untuk mengamankan mereka secara legal.

Mengutip Manila Bulletin, Dewan Komisaris baru-baru ini menyita p24.300.000 (USD472.149) mobil mewah bekas pakai dan produk baja dari Australia, Uni Emirat Arab (UEA), dan China di Manila International Container Port. Dua Lamborghini dan Ferrari termasuk di antara mobil-mobil mewah yang disita dalam operasi perampasan November 2017.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
7 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved