Bomberman Beraksi di Pangkalan Militer Pakistan, 11 Tentara Tewas

Minggu, 04 Februari 2018 - 00:46 WIB
Bomberman Beraksi di...
Bomberman Beraksi di Pangkalan Militer Pakistan, 11 Tentara Tewas
A A A
PESHAWAR - Sedikitnya 11 tentara tewas dan 13 lainnya cedera pada hari Sabtu dalam serangan bom bunuh diri di dekat sebuah pangkalan militer di Pakistan utara. Wilayah tersebut diketahui pernah dikuasai oleh faksi lokal Taliban.

Militer Pakistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan bunuh diri di Lembah Swat terjadi di area olahraga unit tentara.

"Para tentara sedang bermain bola voli di malam hari di luar pangkalan militer ketika seorang pembom bunuh diri berhasil meledakkan dirinya," kata seorang petugas keamanan yang meminta untuk tidak diidentifikasi seperti disitat dari Reuters, Minggu (4/2/2018).

Petugas itu mengatakan pertandingan tersebut juga disaksikan oleh warga sipil dan jumlah korban dapat meningkat mengingat ramainya orang berkumpul di daerah tersebut. Ia menambahkan bahwa korban luka dipindahkan ke sebuah rumah sakit militer terdekat.

Serangan tersebut diklaim oleh Tehreek-e-Taliban, yang juga dikenal sebagai Taliban Pakistan, dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke media.

"Insya Allah Tehreek-e-Taliban telah memulai proses pembalasan dendam. Akan lebih banyak serangan yang terjadi," kata juru bicara kelompok militan itu,Mohammad Khurasani, dalam pernyataan tersebut.

Militer telah waspada terhadap tanda-tanda kebangkitan Taliban dengan berusaha membangun kembali institusi sipil dan memenangkan penduduk lokal sebagai benteng melawan ideologi radikal.

Sejak dikejar-kejar, Taliban telah melakukan serangan balas dendam terhadap aktivitas anti-militan. Mereka juga berusaha memeras uang dari pemilik bisnis di sebuah wilayah di mana Pakistan telah menempatkan lebih dari 4.000 tentara.

Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi mengutuk serangan tersebut.

"Tidak ada serangan pengecut yang bisa menghalangi kita dalam mengejar perjuangan melawan ancaman terorisme sampai pada kesimpulan logisnya. Kami akan terus berjuang sampai jejak terakhir berakar," kata Abbasi dalam sebuah pernyataan.
(ian)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
4 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
5 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
6 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
7 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
8 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved