Hampir 1.000 Penambang Afsel yang Terjebak di Bawah Tanah Selamat

Sabtu, 03 Februari 2018 - 00:42 WIB
Hampir 1.000 Penambang...
Hampir 1.000 Penambang Afsel yang Terjebak di Bawah Tanah Selamat
A A A
JOHANNESBURG - Lebih dari 950 penambang yang terjebak di bawah tanah di sebuah tambang emas di Northern Free State, Afrika Selatan (Afsel), berhasil selamat. Mereka terjebak setelah pemadaman listrik akibat badai.

Baca juga:
Gara-gara Badai, Hampir 1.000 Penambang Emas Terjebak di Bawah Tanah


"Operasi untuk menyelamatkan para penambang yang terjebak di tambang Beatrix di Northern Free State mendapat tambahan pada Jumat pagi ketika listrik kembali menyala pada pukul 2 pagi waktu setempat," kata James Wellsted, juru bicara Sibanye-Stillwater yang mengoperasikan tambang Beatrix seperti disitat dari Xinhua, Sabtu (3/2/2018).

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Sibanye-Stillwater semua penambang yang terjebak telah dibawa ke permukaan.

Wellsted mengatakan bahwa semua penambang tersebut diangkat ke permukaan pada pukul 5 pagi dan mereka dalam kondisi baik.

Kecelakaan ini diyakini disebabkan oleh badai petir pada Rabu malam. Badai petir yang kuat merusak saluran listrik, menyebabkan pemadaman listrik dan membuat para penambang tidak dapat naik lift untuk sampai ke permukaan.

"Ini kejadian yang sangat tidak biasa, kami belum pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya tapi jelas kami akan menilai dan melihat apa yang bisa kami pelajari darinya," kata Sibanye-Stillwater.

Perusahaan tersebut dilaporkan menggunakan generator untuk mengeluarkan pekerja dari tambang. Menurut laporan sebelumnya, para insinyur telah berjuang dengan perangkat lunak untuk mendapatkan generator darurat guna mengoperasikan dan menyalakan kembali lift di tambang.

Makanan dan air telah dikirim ke penambang bawah tanah. Semua operasi di tambang telah dihentikan.

Bus mulai mengangkut pekerja tambang yang diselamatkan ke anggota keluarga mereka setelah para penambang mandi dan makan. Keluarga para penambang telah berjaga di luar poros tambang.

Tambang Beatrix, tempat para penambang terjebak, berjarak 290 km barat daya Johannesburg.

Keamanan tambang adalah masalah serius di negara Afsel, yang mengoperasikan beberapa tambang terdalam dan paling berbahaya di dunia. Kongres Serikat Pekerja Afrika Selatan (Cosatu) mengatakan bahwa mereka ingin pemerintah menyelidiki penyebabnya.

"Pemerintah kita perlu datang ke peristiwa tersebut dengan beberapa mekanisme penegakan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan kesehatan dan keselamatan kerja dan mengurangi kecelakaan tambang," kata Sizwe Pamla, juru bicara nasional Cosatu.

Mereka juga meminta layanan darurat untuk melipatgandakan usaha mereka guna menyelamatkan para penambang yang terjebak. Cosatu mengatakan perusahaan pertambangan harus belajar dari pengalaman masa lalu untuk mencegah peningkatan korban jiwa.

"Kami membutuhkan mekanisme pencegahan yang solid dan masuk akal untuk membantu mengurangi dan akhirnya menghentikan penambangan korban jiwa," kata Pamla.

Pada tahun 2007, 3.200 penambang emas terjebak di bawah tanah di sebuah tambang yang dioperasikan oleh perusahaan Harmony Gold's Elandsrand. Mereka semua selamat satu hari setelah kecelakaan itu. Pada bulan Februari 2015, Harmony Gold menyelamatkan 486 penambang yang terjebak di bawah tanah setelah terjadi kebakaran.
(ian)
Berita Terkait
Indonesia Dorong Aksi...
Indonesia Dorong Aksi Nyata Pemberdayaan Perempuan di G20 Afrika Selatan
4 Alasan Afrika Selatan...
4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025
Gedung Parlemen Afrika...
Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Presiden Afsel Berupaya...
Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
25.000 Tentara Dikerahkan...
25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
Kerusuhan Afrika Selatan...
Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
29 menit yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
2 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
4 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
5 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved