Penyedia Aplikasi Fitness Tracking Ekspos Basis Militer AS di Dunia

Senin, 29 Januari 2018 - 12:42 WIB
Penyedia Aplikasi Fitness...
Penyedia Aplikasi Fitness Tracking Ekspos Basis Militer AS di Dunia
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) bisa berada dalam bahaya setelah lokasi pangkalan di sejumlah negara di dunia secara tak sengaja dieskpos penyedia aplikasi fitness tracking untuk promosi. Jika tentara AS menggunakan aplikasi pelacakan joging maka bisa terancam karena keberadaanya mudah diketahui.

Data lokasi basis militer AS di berbagai negara itu tak sengaja diterbitkan oleh Starva, perusahaan yang sedang promosi produk aplikasi fitness tracking.

Aplikasi perusahaan itu memungkinkan orang untuk melacak latihan penggunanya dan membagikannya secara online. Pada bulan November, perusahaan tersebut merilis serangkaian peta visualisasi data online yang menunjukkan semua aktivitas yang dilacak pengguna aplikasi antara 2015 dan September 2017.

Lokasi rahasia basis militer AS di luar negeri yang diekspose Starva antara lain di Afghanistan, Djibouti, Suriah, Irak dan beberapa negara-negara Timur Tengah lain. Peta itu diekspos dengan warna latar belakang gelap.

Bagi militer, ekspos lokasi pangkalan rahasia merupakan tindakan sensitif. AS pernah marah ketika media Turki mengungkap basis rahasia militer Washington di Suriah ketika Ankara dan Washington berseteru beberapa waktu lalu.

Nathan Ruser, seorang analis dari Institute for United Conflict Analysts, mengatakan peta yang diekspos Starva memang terlihat cantik. ”Mereka memasukkan pangkalan militer AS yang dapat dikenali dengan jelas dan dapat dipetakan,” tulis dia di Twitter melalui akun @Nrg8000, yang dikutip Senin (29/1/2018).

”Jika tentara menggunakan aplikasi seperti orang normal, dengan menyalakannya pada tracking saat mereka berolahraga, itu bisa sangat berbahaya,” lanjut dia.

Ruser, 20, yang saat ini mempelajari keamanan internasional di Australian National University (ANU), berbagi sejumlah gambar yang dimaksudkan untuk mengungkapkan FOB (forward operating bases—yang biasa digunakan untuk mendukung operasi taktis) yang didirikan oleh negara-negara Barat.

Analis keamanan lainnya, Tobias Schneider juga mengomentari ekspos peta basis rahasia militer tersebut. ”Banyak orang harus kuliah melalui kuliah hari Senin pagi,” sindir dia di Twitter mengacu pada data ekspos peta.

Mantan perwira Angkatan Darat Inggris Nick Waters ikut terusik dengan paparan data peta itu. ”Rute patroli, basis patroli terisolasi, banyak barang yang bisa diubah menjadi (data) intelijen yang dapat ditindaklanjuti,” tulis dia di Twitter.

Berbicara kepada ABC, Ruser mengingat kembali apa yang dipikirkannya saat melihat gambar itu dengan cermat.

”Anda bisa melihat jalan raya pasokan utama untuk pasukan AS di Suriah, dan saya hanya ingat berpikir; ‘F**k, itu tidak baik',” katanya.

Peta basis militer Australia juga dibeberkan dengan warna lebih terang. Baik militer AS maupun Australia belum berkomentar. Namun, menurut The Washington Post, Pentagon sedang menyelidiki masalah ini.
(mas)
Berita Terkait
Turki Ingin AS Angkat...
Turki Ingin AS Angkat Kaki dari Irak dan Suriah
Suriah: AS Terus Mencuri...
Suriah: AS Terus Mencuri Minyak Melalui Irak, Kerja Sama dengan Kurdi
AS Mulai Tarik Pasukan...
AS Mulai Tarik Pasukan dari Pangkalan Utama di Dekat Ladang Gas Terbesar Suriah
Terancam, AS Kerahkan...
Terancam, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Avenger di Suriah dan Irak
Pasukan AS Tinggalkan...
Pasukan AS Tinggalkan Suriah setelah Diserang Pejuang Perlawanan Irak
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
15 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
1 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
2 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved