AS Minta Rusia Pikir Ulang Pasok 6 Jet Tempur Su-30 ke Myanmar

Sabtu, 27 Januari 2018 - 01:08 WIB
AS Minta Rusia Pikir...
AS Minta Rusia Pikir Ulang Pasok 6 Jet Tempur Su-30 ke Myanmar
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta Rusia bepikir ulang soal kesepakatan untuk memasok enam pesawat jet tempur Su-30 kepada Myanmar. Washington terganggu dengan kesepakatan itu karena militer Myanmar melakukan kekerasan mengerikan terhadap minoritas Rohingya.

Pekan ini, media Rusia mengutip Kementerian Pertahanan di Moskow mengatakan bahwa Rusia akan menjual enam pesawat jet tempur Su-30 ke Myanmar. Negara yang juga dikenal dengan sebutan Burma itu juga tertarik untuk membeli perangkat keras militer Rusia lainnya yang akan digunakan angkatan darat dan angkatan lautnya.

”Kami telah melihat beberapa laporan media yang mengganggu bahwa Rusia bermaksud untuk menjual jet tempur Su-30 ke angkatan bersenjata Burma,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert dalam sebuah konferensi pers.

”Laporan tersebut, jika dikonfirmasi, menjadi pengingat lain upaya terus-menerus Rusia untuk mempersenjatai militer yang secara mencolok melanggar hak asasi manusia,” ujar Nauert, yang dikutip dari Reuters, Sabtu (27/1/2018).

Baca: Rusia Bersiap Pasok 6 Jet Tempur Su-30 ke Myanmar

Nauert merujuk pada perlakuan militer Myanmar terhadap minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine. Kekerasan oleh tentara Myanmar itu telah mendorong sekitar 680.000 warga Rohingya eksodus ke Bangladesh.

”Sementara Federasi Rusia mengatakan bahwa mereka mendukung dialog yang konstruktif untuk menyelesaikan krisis di Burma, laporan rencana untuk menjual teknologi militer yang canggih, jika benar, menunjukkan sebaliknya,” kata Nauert.

”Kami mendesak pemerintah Rusia dan Burma untuk mempertimbangkan kembali penumpukan senjata lebih lanjut dan sepenuhnya berusaha keras untuk menemukan solusi yang damai dan stabil terhadap krisis tersebut,” imbuh diplomat AS itu.

Tentara Myanmar melakukan operasi militer di bagian utara Negara Bagian Rakhine pada tahun lalu sebagai respons atas serangan militan terhadap pasukan keamanan.

AS sebelumnya mendesak negara-negara lain untuk menunda penjualan senjata ke Myanmar sebagai tanggapan atas tindakan keras militer negara itu terhadap minoritas Rohingya.
(mas)
Berita Terkait
AS: Penindasan Myanmar...
AS: Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya adalah Genosida
Junta Myanmar Tolak...
Junta Myanmar Tolak Tuduhan AS Soal Genosida Muslim Rohingya
Pengadilan AS Diminta...
Pengadilan AS Diminta Paksa Facebook Rilis Data Pejabat Myanmar
Rohingya Tuntut Facebook...
Rohingya Tuntut Facebook Rp2,8 Kuadriliun karena Memicu Genosida di Myanmar
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
1 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
2 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved