China Tuding Kapal Perang AS Langgar Kedaulatan

Senin, 22 Januari 2018 - 07:41 WIB
China Tuding Kapal Perang...
China Tuding Kapal Perang AS Langgar Kedaulatan
A A A
SHANGHAI - Kapal perang Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) berlayar dekat Beting Scarborough yang diklaim Beijing di Laut China Selatan pekan ini.

Pernyataan itu diungkapkan pejabat AS pada Sabtu (20/1) waktu lokal. Beijing berjanji mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatannya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menyatakan, kapal destroyer AS, USS Hopper, berlayar dalam 12 mil laut dari Pulau Huangyan atau Beting Scarborough yang diklaim Beijing dan Filipina.

Ini merupakan operasi AL AS terbaru yang menantang klaim Beijing di Laut China Selatan dan terjadi saat Presiden AS Donald Trump meminta China bekerja sama dalam menghadapi program rudal dan nuklir Korea Utara (Korut).

Dua pejabat AS mengonfirmasi bahwa USS Hopper berlayar dalam radius 12 mil laut dari Beting Scarborough. Mereka menyatakan, patroli itu sesuai hukum internasional dan dilakukan dengan melintas secara cepat tanpa berhenti. Jarak 12 mil laut secara internasional diakuis sebagai batas wilayah suatu negara.

Militer AS menyatakan pihaknya melakukan operasi kebebasan navigasi di penjuru dunia, termasuk kawasan yang diklaim aliansinya. Menurut AS, operasi itu terpisah dari berbagai pertimbangan politik.

Pentagon tidak secara langsung berkomentar tentang patroli terbaru itu tapi menyatakan operasi itu dilakukan secara rutin. “Semua operasi dilakukan sesuai hukum internasional dan menunjukkan bahwa AS akan terbang, berlayar dan beroperasi di mana pun yang diizinkan hukum internasional,” papar pernyataan juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Christopher Logan, dikutip kantor berita Reuters.

Militer AS menempatkan perlawanan terhadap China dan Rusia sebagai pusat dalam strategi pertahanan nasional yang baru dirilis Jumat (19/1) lalu. China mengkritik strategi AS tersebut dan menyatakan Beijing mencari kemitraan global dan bukan dominasi global.

Juru bicara Kemlu China Lu Kang menyatakan, USS Hopper melanggar kedaulatan dan kepentingan keamanan China serta mengancam keamanan kapal-kapal dan personil Beijing. Lu menegaskan, AL China memerintahkan kapal itu mundur setelah memastikan identitasnya.

AS mengkritik China karena membangun pulau buatan dan memasang instalasi militer di Laut China Selatan. AS menganggap tindakan Beijing dapat membatasi kebebasan bergerak di rute perdagangan global yang penting tersebut.

Lu menegaskan, China menentang tegas upaya menggunakan kebebasan navigasi sebagai dalih untuk merusak kedaulatan Beijing. China juga meminta AS membenahi kesalahannya.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) China menyatakan, pengiriman kapal perang AS ke kawasan itu merusak perdamaian dan stabilitas regional serta merusak hubungan bilateral.

Pakar Laut China Selatan di Center for Strategic and International Studies, Washington, Greg Poling menyatakan, Pentagon tetap melakukan patroli kebebasan navigasi di laut, satu kali per enam pekan atau lebih, meski China keberatan. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
17 menit yang lalu
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
1 jam yang lalu
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
2 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
2 jam yang lalu
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
3 jam yang lalu
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved