Militan ISIS Eks Rapper Jerman Terbunuh oleh Serangan di Suriah

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:02 WIB
Militan ISIS Eks Rapper...
Militan ISIS Eks Rapper Jerman Terbunuh oleh Serangan di Suriah
A A A
WASHINGTON - Seorang militan Islamic State atau ISIS yang sebelumnya dikenal sebagai rapper Jerman terbunuh oleh serangan udara di Suriah timur. Kematiannya telah dikonfirmasi media pro-ISIS, Wafa Media Foundation.

Denis Cuspert yang dikenal dengan nama rapper-nya Deso Dog mengubah namanya menjadi Abu Talha al-Amani setelah bergabung dengan ISIS di Suriah. Dia menikahi seorang penerjemah FBI yang menyamar.

SITE Intelligence, organisasi yang melacak aktivitas online para militan pada Jumat (19/1/2018), melaporkan bahwa Wafa Media Foundation telah mengumumkan kematian Cuspert. Dalam pengumumannya ditampilkan gambar jasad Cuspert yang disebar melalui aplikasi pesan terenkripsi Telegram.

Mantan rapper Jerman ini terbunuh dalam sebuah serangan di Kota Gharanij, Provinsi Deir Ezzor, Suriah timur. Tidak jelas siapa yang melakukan serangan tersebut, terlebih baik koalisi pimpinan AS maupun Rusia juga beroperasi di provinsi itu.

Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS belum bersedia berkomentar. Departemen Luar Negeri pada bulan Februari 2015 menunjuk Cuspert sebagai seorang ekstremis. Pada bulan Oktober 2015, dia dilaporkan tewas oleh serangan udara AS di dekat Raqqa, namun ternyata Pentagon salah mengidentifikasi.

Cuspert menjadi salah satu militan asing paling terkenal di kelompok ISIS. Daniela Greene, 38, penerjemah FBI yang bertugas memeriksa mantan rapper Jerman tersebut, pergi ke Suriah untuk menikahinya pada tahun 2014.

Greene, yang memiliki izin keamanan rahasia, segera kembali ke AS setelah berubah pikiran. Dia dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan dibebaskan pada tahun lalu.

Lahir dari seorang ibu Jerman dan seorang ayah Ghana, Cuspert dibesarkan di Berlin. Setelah tur dengan rapper DMX Amerika, Cuspert meninggalkan karier musiknya pada tahun 2010. Sejak itu dia menjadi militan ISIS yang tenar.

Sejak bergabung dengan kelompok radikal itu, Cuspert menjadi perekrut aktif militan asal Jerman. Dia telah beberapa kali tampil dalam video propaganda ISIS.

Departemen Luar Negeri AS pernah mengatakan bahwa Cuspert terlihat dalam sebuah video di mana dia tampak memegang kepala orang terputus yang dia klaim milik seorang pria yang dieksekusi karena menentang ISIS. Dia juga pernah terlihat dalam sebuah video yang memukuli mayat dengan sandal.
(mas)
Berita Terkait
Suriah Murka! Sebut...
Suriah Murka! Sebut Serangan AS Bagian dari Agenda Bermusuhan
Serangan AS di Suriah...
Serangan AS di Suriah Tewaskan Pemimpin Senior ISIS
Pasukan AS Tewaskan...
Pasukan AS Tewaskan Dua Pentolan ISIS dalam Serangan di Suriah
Mampukah Serangan Balas...
Mampukah Serangan Balas Dendam Trump Melemahkan ISIS di Suriah?
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
23 menit yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
1 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
3 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
4 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
5 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved