Iran Tuding AS Telah Menghasut Demonstrasi Anti Pemerintah

Jum'at, 05 Januari 2018 - 04:33 WIB
Iran Tuding AS Telah...
Iran Tuding AS Telah Menghasut Demonstrasi Anti Pemerintah
A A A
NEW YORK - Duta Besar Iran untuk PBB, Gholamali Khoshroo, menuduh Amerika Serikat (AS) telah menghasut demonstrasi anti pemerintah yang mencengkeram negara tersebut. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah Trump telah mencemooh hukum internasional dan prinsip-prinsip piagam PBB dengan mendukung kerusuhan tersebut dalam serangkaian tweet yang tidak masuk akal.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, Khoshroo mengatakan bahwa AS telah melewati batas dengan menghasut warga Iran untuk melakukan tindakan yang mengganggu.

"AS telah meningkatkan tindakan intervensi dengan cara yang aneh dalam urusan internal Iran dengan dalih memberikan dukungan untuk demonstrasi sporadis, yang dalam beberapa kasus dibajak oleh penyusup," kata Khoshroo seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (5/1/2017).

Ia pun mengkritik Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence secara langsung atas beberapa tweet yang disebutnya absurd, yang meminta orang-orang Iran untuk mengubah pemerintahan mereka.

"Departemen Luar Negeri AS sejauh ini mengakui bahwa pemerintah AS ingin mendorong pemrotes di Iran untuk mengubah pemerintahan mereka, mengakui bahwa AS terlibat dalam campur tangan dalam urusan internal Iran melalui Facebook dan Twitter," ujar Khoshroo.

Pemerintah Trump sendiri belum menanggapi surat tersebut.

Sedikitnya 21 orang telah meninggal dan lebih dari 450 orang ditangkap sejak demonstrasi anti-pemerintah meletus di Iran pada 28 Desember lalu.

Protes, yang berfokus pada keluhan ekonomi dan politik, telah menjadi pertentangan terbesar dari perbedaan pendapat publik sejak demonstrasi pro-reformasi menyapu negara tersebut pada tahun 2009.

Trump, yang telah melarang orang Iran untuk bepergian ke AS, memuji para demonstran karena akhirnya bertindak melawan rezim brutal dan korup Iran dalam sebuah tweet awal pekan ini, dan memperingatkan bahwa dunia sedang menyaksikan.

Pence juga telah memberikan dukungannya kepada para demonstran, dengan mengatakan bahwa mereka bangkit dan menghibur setiap orang Amerika yang mencintai kebebasan.

Sementara itu Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan bahwa AS akan meminta sebuah sidang darurat Dewan Keamanan dan Dewan Hak Asasi Manusia untuk membahas situasi di Iran.

"Orang-orang Iran menangis karena kebebasan. Semua orang yang mencintai kebebasan harus berdiri dengan tujuan mereka," katanya.

Baca juga:
AS Serukan Pertemuan Khusus DK PBB Mengenai Situasi Iran


Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, telah menyalahkan "musuh" eksternal karena memperkeruh kerusuhan di negara tersebut.

"Uang, senjata, politik dan dinas intelijen telah digunakan oleh musuh ini untuk merongrong stabilitas," katanya.

Baca juga:
Khamenei: Musuh Gunakan Uang dan Senjata untuk Lemahkan Iran
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
23 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved