Ethiopia Bebaskan Semua Tahanan Politik dan Tutup Penjara

Kamis, 04 Januari 2018 - 00:57 WIB
Ethiopia Bebaskan Semua...
Ethiopia Bebaskan Semua Tahanan Politik dan Tutup Penjara
A A A
ADDIS ABABA - Sebuah langkah mengejutkan dilakukan pemimpin Ethiopia. Perdana Menteri Hailemariam Desalegn mengumumkan rencana untuk mencabut dakwaan terhadap para tahanan politik dan menutup sebuah kamp penjara yang terkenal.

Desalegn menyebut kebijakan yang diambilnya sebagai upaya untuk memperluas ruang demokrasi untuk semua. Ini adalah pertama kalinya pemerintah mengakui menahan tahanan politik.

Pengumuman ini muncul setelah demonstrasi anti-pemerintah melanda sebagian besar wilayah Oromia dan Amhara yang bergolak dalam beberapa bulan terakhir, yang berdampak pada bisnis, universitas dan jaringan transportasi macet. Protes mematikan, yang paling serius sejak pemerintah saat ini mulai berkuasa pada tahun 1991, menyebar ke bagian lain negara Afrika Timur, yang menyebabkan keadaan darurat selama sebulan yang telah dinaikkan.

"Tahanan politik yang menghadapi penuntutan dan yang sudah ditangkap akan dibebaskan," kata Hailemariam.

"Dan sel penjara terkenal yang secara tradisional disebut Maekelawi akan ditutup dan diubah menjadi museum," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Kamis (4/1/2018).

Tidak segera jelas berapa banyak tahanan politik yang ditahan di seluruh negeri, negara sekutu keamanan Amerika Seriat yang dekat.

Orang-orang Ethiopia dengan cepat merespons, bahkan dengan situs media sosial yang saat ini diblokir.

"Saya menulis ini untuk Anda yang sedang berjuang dengan air mata saya. Semua janji ini perlu segera dilaksanakan," tulis blogger terkenal dan mantan tahanan Befeqadu Hailu.

Kelompok hak asasi manusia dan kelompok oposisi di Ethiopia telah menyerukan pembebasan tahanan politik, dengan mengatakan bahwa mereka ditangkap dengan tuduhan palsu dan dihukum karena sudut pandang mereka. Pemerintah Ethiopia telah lama dituduh menangkap wartawan kritis dan pemimpin oposisi.

Beberapa politisi terkemuka yang saat ini dalam tahanan termasuk pemimpin oposisi Bekele Gerba dan Merara Gudina. Sejumlah wartawan juga tetap dalam tahanan.

"Berita yang berpotensi besar," kata periset Human Rights Watch Felix Horne di Twitter setelah pengumuman tersebut, karena beberapa pengamat menunggu untuk melihat langkah selanjutnya pemerintah.

Protes yang menuntut kebebasan yang lebih luas dimulai pada akhir 2015 dan menyebabkan ratusan kematian dilaporkan dan puluhan ribu penangkapan sementara mengganggu salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di Afrika.

"Tindakan keras terhadap oposisi politik melihat penangkapan sewenang-wenang massal, penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya, pengadilan yang tidak adil dan pelanggaran hak kebebasan berekspresi dan berunding," kata kelompok hak asasi manusia Amnesty International.
(ian)
Berita Terkait
Ethiopia Tegaskan akan...
Ethiopia Tegaskan akan Habis-habisan untuk Kepung Ibu Kota Tigray
Seminggu Bertempur,...
Seminggu Bertempur, PM Ethiopia Nyatakan Kemenangan di Tigray
Ibu-ibu di Ethiopia...
Ibu-ibu di Ethiopia Histeris Anaknya Direkrut Paksa Buat Berperang
Setelah Warga, Ethiopia...
Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Kalah Perang, Pasukan...
Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
Pasukan Pemberontak...
Pasukan Pemberontak Tigray Dekati Ibu Kota, Ethiopia Umumkan Darurat Nasional
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
4 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved