TKI Disiksa di Luar Negeri Mudik ke Indonesia Tak Bawa Apa-apa....

Selasa, 19 Desember 2017 - 15:55 WIB
TKI Disiksa di Luar...
TKI Disiksa di Luar Negeri Mudik ke Indonesia Tak Bawa Apa-apa....
A A A
JAKARTA - Justice Without Borders (JWB), organisasi pengacara di Singapura dan Hong Kong, mengungkap derita para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dieksploitasi dan disiksa majikan di luar negeri. Para TKI yang jadi korban tersebut rata-rata mudik ke Tanah Air tanpa membawa apa-apa.

Untuk menolong TKI yang mengalami kasus semacam itu, JWB diajak kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia. Kerja sama kedua pihak telah diteken pekan lalu.

Direktur Eksekutif JWB, Douglas MacLean, mengaku senang dapat menjalin kerja sama dengan Kemlu Indonesia. Kerja sama ini dapat memperluas jenis bantuan yang dapat diberikan JWB kepada para TKI di Singapura dan Hong Kong.

”Para pekerja yang dieksploitasi dan disiksa di luar negeri sering kali sulit mendapatkan akses atas kompensasi dari penyiksa mereka saat mereka kembali ke Indonesia. Sebagian besar, mereka kembali tanpa membawa apa-apa,” kata Douglas pada Selasa (19/12/2017).

Terkait kerja sama dengan Kemlu RI, JWB akan membantu misi Kemlu RI dalam melindungi TKI yang berada di luar negeri.

”Kami siap untuk bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk mengindentifikasi kasus dan kompensasi yang dapat diterima (TKI), dan menghubungkan klien kami dengan bantuan hukum yang dibutuhkan. Kita bisa memastikan bahwa lebih banyak korban yang akan mendapat dukungan,” ujar Douglas.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PNWI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa JWB akan menyediakan pengacara untuk membantu pekerja Indonesia di kedua negara tersebut jika memiliki masalah atau sengketa dengan majikan.

Menurut Iqbal, JWB akan membantu menyelesaikan masalah perdata antara TKI dan majikannya, meskipun TKI tersebut sudah kembali ke Tanah Air. Sebelumnya, TKI hanya bisa mengajukan tuntutan jika mereka masih berada di negara bersangkutan.
(mas)
Berita Terkait
5 Kota Termahal untuk...
5 Kota Termahal untuk Ditinggali di Dunia, Nomor Satu Tetangga Indonesia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Takut Dilanda Kerusuhan,...
Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
Hong Kong Larang Masuk...
Hong Kong Larang Masuk Penerbangan dari Indonesia
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Bintang Porno Jepang...
Bintang Porno Jepang yang Pasang Tarif Rp306 Juta untuk Seks Ditangkap dalam Operasi Hong Kong
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
12 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved