Protes AS soal Yerusalem, Kampung Yesus Batalkan Perayaan Natal

Jum'at, 15 Desember 2017 - 02:15 WIB
Protes AS soal Yerusalem,...
Protes AS soal Yerusalem, Kampung Yesus Batalkan Perayaan Natal
A A A
NAZARETH - Nazareth, kampung masa kecil Yesus, memilih membatalkan perayaan Natal. Pembatalan ini sebagai protes atas keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang secara sepihak mengkui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Wali Kota Nazareth Ali Salam, seorang Muslim, pada hari Kamis telah memerintahkan warganya untuk membatalkan serangkaian acara artistik yang telah direncanakan, termasuk sebuah festival dan pasar Natal yang besar.

”Identitas dan keyakinan kami tidak diperdebatkan,” kata Salam. ”Keputusan (oleh Donald Trump tentang Yerusalem) telah menghilangkan sukacita liburan, dan dengan demikian kami membatalkan perayaan tahun ini,” ujarnya, seperti dikutip Times of Israel, Jumat (15/12/2017).

Nazareth adalah salah satu kota tersuci di dunia Kristen. Umat Kristen meyakini bahwa di kota itulah malaikat Jibril memberi tahu Perawan Maria bahwa dia akan mengandung dan melahirkan Yesus.

Menurut riwayat di Kitab Perjanjian Baru, Yesus juga dibesarkan di Kota Nazareth.

Perayaan Natal setiap tahun telah menjadi daya tarik wisata utama dan sumber pendapatan bagi kota suci tersebut. Penghuni kota itu mayoritas warga Arab Israel, di mana dua pertiganya adalah warga Muslim dan selebihnya warga Kristen.

Seperti diketahui, Presiden Trump pada Rabu pekan lalu membuat pengumuman di Gedung Putih yang menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Presiden AS itu mengatakan, pengakuan yang disampaikannya sebenarnya sudah terlambat.

Keputusan itu dipuji oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, namun dikecam sebagian besar masyarakat internasional, terutama dunia Arab dan Muslim.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
40 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved