Hizbullah: Pengakuan AS Atas Yerusalem Akhir dari Israel

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:04 WIB
Hizbullah: Pengakuan...
Hizbullah: Pengakuan AS Atas Yerusalem Akhir dari Israel
A A A
BEIRUT - Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Ia pun menyatakan bahwa keputusan Trump tersebut akan menjadi awal dari berakhirnya Israel.

Nasrallah mengatakan bahwa tanggapan terbaik terhadap keputusan AS di Yerusalem adalah melakukan kembali intifadah.

"Tanggapan yang paling penting adalah mengumumkan intifadah Palestina ketiga di semua wilayah Palestina yang diduduki, dan sesungguhnya menjadi kewajiban dunia Arab dan Islam untuk berdiri di sisi Palestina," kata Nasrallah seperti disitir dari Xinhua, Selasa (12/12/2017).

"Kami tidak akan membiarkan keputusan ini menjadi akhir dari Palestina dan Yerusalem. Dengan segala keyakinan dan kepastian, saya meyakinkan Anda bahwa keputusan Trump akan menjadi awal dari akhir entitas pendudukan ini yang disebut Israel," tegasnya.

Puluhan ribu massa berkumpul di pinggiran selatan Beirut mulai Senin petang, berbaris dan bernyanyi dalam solidaritas untuk orang-orang Palestina dan menolak keputusan Trump.

Aksi tersebut terjadi setelah Nasrallah meminta untuk melakukan demonstrasi dalam sebuah pidato pada hari Kamis lalu.

Pada pertengahan minggu lalu, Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan mengungkapkan niatnya untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
(ian)
Berita Terkait
Setelah Hamas Sepakat...
Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Trump PeDe Bisa Damaikan...
Trump PeDe Bisa Damaikan Palestina-Israel
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Usulan Pencaplokan Gaza oleh Donald Trump
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Netanyahu: Palestina...
Netanyahu: Palestina akan Kembali Berunding Jika Trump Terpilih Lagi
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
41 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved