Hariri Tak Terima Hizbullah Mengancam Negara-negara Arab

Minggu, 26 November 2017 - 06:39 WIB
Hariri Tak Terima Hizbullah...
Hariri Tak Terima Hizbullah Mengancam Negara-negara Arab
A A A
BEIRUT - Perdana Menteri Lebanon, Saad al-Hariri mengatakan, ia tidak akan menerima posisi Hizbullah yang didukung Iran "mempengaruhi" atau menargetkan keamanan dan stabilitas negara-negara Arab. Begitu bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh biro pers kantor perdana menteri Lebanon.

Namun, Hariri tidak menyebutkan secara spesifik negara yang dimaksud dalam pernyataannya seperti dilansir dari Reuters, Minggu (26/11/2017).

Hariri telah mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada 4 November. Namun kemudian mencabutnya setelah kembali ke Lebanon akhir pekan lalu.

Setelah pengumumannya, yang dibuat pada hari kemerdekaan Lebanon, ratusan pendukung Hariri memadati jalan-jalan di dekat rumahnya di pusat kota Beirut. Mereka melambai-lambaikan bendera biru partai Gerakan Masa Depannya.

Pada hari Sabtu, dia mengatakan bahwa keputusannya untuk menunggu alih-alih mengundurkan diri secara resmi adalah memberi kesempatan untuk mendiskusikan dan melihat tuntutan yang akan membuat Lebanon netral dan membiarkannya menerapkan kebijakan "disasasosia"nya.

"Disasosiasi" dipahami secara luas di Lebanon berarti kebijakannya untuk tetap berada di luar konflik regional. Peran regional yang dimainkan oleh gerakan politik dan militer Hizbullah telah sangat membuat khawatir Arab Saudi, sekutu lama Hariri.

Pada hari Sabtu, pejabat Hubungan Internasional Hizbullah Ammar Moussawi mengatakan bahwa kelompok Syiah siap untuk mencapai pemahaman dengan "mitra kami di negara ini". Ia pun menyatakan kelompok tersebut terbuka untuk dialog dan kerja sama yang nyata dengan semua, kantor berita Lebanon NNA melaporkan.
(ian)
Berita Terkait
Serang Pasukan Penjaga...
Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru
Puluhan Orang Tewas...
Puluhan Orang Tewas Dalam Insiden Ledakan Mobil Tanki BBM di Lebanon
Bank Central Sebut Lebanon...
Bank Central Sebut Lebanon Saat Ini Bergerak Tanpa ‘Kepala’
Krisis Ekonomi, Militer...
Krisis Ekonomi, Militer Lebanon 'Sewakan' Helikopter pada Turis
China Minta Warganya...
China Minta Warganya untuk Meninggalkan Israel Secepatnya
Israel Gagal Gapai Kemenangan...
Israel Gagal Gapai Kemenangan di Gaza, Bagaimana Zionis Bisa Berhasil Melawan Hizbullah?
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
58 menit yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
3 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
4 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
5 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved