India Tembakkan Rudal Supersonik Tercepat di Dunia dari Jet Rusia

Kamis, 23 November 2017 - 10:04 WIB
India Tembakkan Rudal...
India Tembakkan Rudal Supersonik Tercepat di Dunia dari Jet Rusia
A A A
NEW DELHI - India untuk pertama kalinya menembakkan rudal jelajah supersonik BrahMos dari pesawat jet tempur Rusia, Sukhoi Su-30, dalam sebuah latihan militer. Rudal ini tercatat yang tercepat di dunia dalam kelasnya, yang mampu mencapai kecepatan Mach 3.0 atau tiga kali kecepatan suara.

Kementerian Pertahanan India mengklaim peluncuran rudal BrahMos dari pesawat tempur tersebut sukses.

”Uji coba perdana yang berhasil dari serangan udara BrahMos, yang meluncurkan rudal jelajah (ALCM) dari (sebuah) Su-30MKI, secara signifikan akan meningkatkan kemampuan operasi tempur udara IAF (Angkatan Udara India) dari jarak dekat,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Jet tempur Su-30 yang dimodifikasi lepas landas dari Pangkalan Udara Kalaikunda di negara bagian Benggala Barat. Jet tersebut menembakkan rudal jelajah supersonik BrahMos terhadap sebuah kapal di Teluk Benggala pada hari Rabu.

Menteri Pertahanan India Nirmala Sitharaman mengucapkan selamat kepada para pengembang rudal militer di BrahMos Aerospace.”Sebuah prestasi yang luar biasa,” katanya.

Uji coba rudal dari pesawat dianggap berisiko karena puluhan pesawat yang melintas bisa hancur jika terkena.

Seorang pejabat tinggi India yang berbicara dalam kondisi anonim kepada Hindustan Times mengatakan, tes tersebut menandakan bahwa rudal BrahMos sekarang siap untuk diinduksi ke Angkatan Udara. India berencana untuk melengkapi setidaknya dua skuadron Su-30—yang terdiri dari 18 pesawat—dengan rudal jelajah.

Rudal BrahMos adalah proyek gabungan India-Rusia. Nama rudal itu diambil dari nama sungai Brahmaputra dan Moskva dari kedua negara. Rudal jelajah supersonik tersebut memiliki jangkauan 290 kilometer dan berat 2,5 ton. Ini merupakan amunisi terberat yang pernah dibawa oleh jet tempur Su-30.

“Sebuah rudal seperti BrahMos bisa menjadi game changer untuk angkatan udara manapun di dunia,” kata Sudhir Mishra, CEO BrahMos Aerospace, yang dikutip Kamis (23/11/2017).
(mas)
Berita Terkait
India Segera Uji Coba...
India Segera Uji Coba Rudal S-400 yang Dibeli dari Rusia
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Disaksikan Rusia, China-India...
Disaksikan Rusia, China-India Sepakat Kurangi Ketegangan
5 Cara India Melawan...
5 Cara India Melawan AS, Salah Satunya Mendekati China dan Rusia
Profil 4 Perusahaan...
Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia
Ini Daftar Negara Yang...
Ini Daftar Negara Yang Merayakan Victory Day, Bukan hanya Eropa
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
42 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved