Thailand Tahan Buronan Wanita Bom Bangkok

Kamis, 23 November 2017 - 01:08 WIB
Thailand Tahan Buronan...
Thailand Tahan Buronan Wanita Bom Bangkok
A A A
BANGKOK - Polisi Thailand pada Rabu (22/11/2017) menangkap seorang wanita yang telah lama dicari sehubungan dengan pemboman tahun 2015 lalu di Bangkok. Peristiwa itu menewaskan 20 orang, 14 diantaranya adalah wisatawan asing.

"Wanita Thailand yang diduga bernama Wanna Suansan (29) ditangkap di bandara Bangkok," kata wakil kepala polisi nasional Srivara Ransibrahmanakul. Dia menolak mengatakan dari mana asalnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/11/2017).

Pihak kepolisian mengatakan ia menghadapi berbagai tuduhan termasuk pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata api dan senjata. Dia adalah satu dari 17 orang yang dicari sehubungan dengan pemboman tersebut.

"Setelah diperiksa polisi akan mengirimnya ke jaksa," kata Srivara kepada wartawan di markas besar polisi nasional Bangkok.

Dua pria Muslim Uighur dari China dituduh melakukan serangan bom dan diadili di Thailand. Namun mereka membantah semua tuduhan tersebut.

Penyidik mengatakan pada tahun 2015 Wanna menyewakan kamar di Bangkok kepada salah satu dari pelaku. Ia kemudian melarikan diri dari negara itu sesaat setelah serangan tersebut terjadi.

Polisi mengesampingkan "terorisme", dengan mengatakan bahwa pemboman tersebut didorong oleh tindakan keras terhadap jaringan penyelundupan manusia.

Namun banyak analis dan diplomat mengatakan kemungkinan tindakan balas dendam setelah Thailand mendeportasi lebih dari 100 orang Uighur pada bulan Juli di tahun yang sama ke China.

Seorang kerabat Wanna mengatakan kepada wartawan di markas besar kepolisian nasional bahwa Wanna ingin kembali ke Thailand untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah.

Bom yang meledak di kuil Erawan, kuil yang populer di Bangkok dengan wisatawan asal China dan negara lain Asia menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya kekerasan diu wilayah Xinjiang di China barat, di mana beberapa anggota minoritas Muslim Uighur menentang pemerintahan Beijing.

Hingga saat ini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang menewaskan lima orang dari China daratan dan dua dari Hong Kong serta melukai lebih dari 120 orang itu.
(ian)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved