Lewat Udara, Pejabat PBB Amati Desa Rohingya yang Hancur

Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:21 WIB
Lewat Udara, Pejabat...
Lewat Udara, Pejabat PBB Amati Desa Rohingya yang Hancur
A A A
NEW YORK - Seorang pejabat senior PBB melakukan tur melalui udara untuk melihat secara langsung puluhan desa Rohingya yang terbakar dan hancur. Desa-desa tersebut telah ditiggalkan penghuninya dan memilih eksodus ke Bangladesh.

Juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric mengatakan bahwa Jeffrey Feltman, sekretaris jenderal untuk urusan politik, juga bertemu dengan pejabat senior Myanmar. Ia juga mengunjungi beberapa komunitas yang terkena dampak kekerasan dan kamp terakhir di luar Sittwe untuk pengungsi internal (IDPs) yang didirikan pada tahun 2012.

Pemerintah Myanmar telah sangat membatasi akses, termasuk kepada pekerja kemanusiaan, ke wilayah yang terkepung di barat laut yang diduduki oleh Muslim Rohingya sampai saat ini.

"Dia menyaksikan bagaimana, selain diskriminasi endemik terdokumentasi mengenai populasi Rohingya, tantangan sosial ekonomi berdampak negatif pada semua masyarakat," kata Dujarric seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (18/10/2017).

Dalam pertemuannya dengan pejabat tinggi Myanmar, Feltman, kepala urusan politik PBB, mencatat dukungan pemerintah atas rekomendasi dari laporan akhir Komisi Penasehat Internasional di Negara Rakhine, yang diketuai oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, dan mendesak agar mereka secara komprehensif implementasi, kata juru bicara tersebut.

"Feltman mendesak pemerintah Myanmar untuk mendukung pelaksanaan penuh rekomendasi Komisi Penasihat dan penyelidikan yang kredibel atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia oleh petugas keamanan di Rakhine," ujar Dujarric.

"Dia menggarisbawahi pentingnya pertanggungjawaban dan peraturan hukum yang tidak diskriminatif dan keamanan publik sebagai bagian dari pendekatan komprehensif yang diperlukan untuk mengatasi ketakutan dan ketidakpercayaan di antara masyarakat di Rakhine," sambungnya.

Sebelumnya, citra satelit terbaru dari negara bagian Rakhine, Myanmar, dirilis lembaga HAM internasional Human Rights Watch (HRW). Menurut HRW, citra satelit baru tersebut mengkonfirmasikan penghancuran massal desa-desa etnis Rohingya.

Citra satelit yang baru dirilis mengungkapkan bahwa setidaknya 288 desa hancur sebagian atau seluruhnya. Ratusan desa itu hancur akibat kebakaran di negara bagian Rakhine utara, Myanmar sejak 25 Agustus lalu. Penghancuran tersebut meliputi puluhan ribu bangunan, terutama rumah yang dihuni oleh Muslim Rohingya etnis.

Baca juga:
Pemusnahan Total, Militer Myanmar Hancurkan 288 Desa Rohingya
(ian)
Berita Terkait
PBB Khawatir Nasib Rohingya...
PBB Khawatir Nasib Rohingya di Myanmar Kian Terpuruk setelah Kudeta
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved