Kolombia Larang Liburan di Pulau yang Suguhkan Seks Tanpa Batas

Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:39 WIB
Kolombia Larang Liburan...
Kolombia Larang Liburan di Pulau yang Suguhkan Seks Tanpa Batas
A A A
CARTAGENA - Para pejabat Kolombia marah dengan iklan perusahaan yang menawarkan paket liburan dengan layanan pesta kokain dan seks tanpa batas di sebuah resort Pulau Cali di negara itu. Pejabat pemerintah memastikan akan melarang liburan yang membuat heboh warga dunia tersebut.

Iklan kontroversial itu dipasang perusahaan Good Girls Company. Dalam iklan video, perusahaan tersebut menjanjikan layanan seks tanpa batas dan pesta kokain untuk wisatawan di sebuah resor di Kolombia. Perusahaan itu mengklaim sudah menyuguhkan 60 pekerja seks.

Dalam iklan di video, Good Girls Company menunjukkan seorang pria muda yang sedang mengendarai sebuah kapal pesiar mewah dengan sekumpulan perempuan berbikini.”Seks tanpa batas disuguhkan,” bunyi iklan tersebut.

”Kami akan memiliki 60 perempuan hot yang melayani 30 klien; akan ada dua wanita untuk masing-masing (tersedia) 24 jam sehari,” kata perusahaan dalam iklan di situsnya. “Harga sudah termasuk semua makanan.”

Operator tur tersebut menjanjikan penumpang “kebahagiaan” selama empat hari mulai dari tanggal 24 sampai 27 November 2017. Setiap wisatawan akan dilayani dua pekerja seks dan tinggal di pulau pribadi di lepas pantai utara Kolombia.

Paket liburan seharga USD1.900 juga menyuguhkan kokain, minuman dan makanan gratis.

Namun, Wali Kota Cartagena Sergio Londono terkejut dengan iklan yang dianggap mempromosikan cabul itu. Dia memastikan bahwa para pejabat tidak mengizinkannya liburan seperti itu terjadi.

“Tidak dapat diterima bahwa mereka ingin menjual kita sebagai tujuan seksual. Itu bukan pariwisata yang kami wakili,” kata Londono, melalui Twitter, seperti dikutip news.com.au, Kamis (12/10/2017).

Menteri Dalam Negeri setempat, Fernando Nino, mengatakan bahwa liburan pariwisata seks semacam itu akan memerlukan izin resmi, yang tidak akan dikabulkan.

”Ini tidak menanggapi kebijakan melawan pelanggaran seksual, pelecehan seksual, pornografi dan untuk alasan itu kami tidak akan memberikannya otorisasi,” katanya.

Penegak hukum akan bekerja untuk mengidentifikasi orang-orang yang datang ke Kolombia untuk mengambil bagian dalam liburan yang menghebohkan itu. Otoritas imigrasi akan menggunakan wewenang untuk menghentikan wisatawan masuk ke negara tersebut dan akan dideportasi.
(mas)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
Truk Polisi Diserang...
Truk Polisi Diserang dengan Bahan Peledak, 11 Orang Terluka
Berita Terkini
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
15 menit yang lalu
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
36 menit yang lalu
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
1 jam yang lalu
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
2 jam yang lalu
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
2 jam yang lalu
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
3 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved