Erdogan: Turki Tidak Lagi Membutuhkan Keanggotaan UE

Senin, 02 Oktober 2017 - 00:56 WIB
Erdogan: Turki Tidak...
Erdogan: Turki Tidak Lagi Membutuhkan Keanggotaan UE
A A A
ANKARA - Turki tidak lagi perlu bergabung dengan Uni Eropa (UE) namun secara sepihak tidak akan meninggalkan perundingan akses yang macet. Begitu yang dikatakan Presiden Tayyip Erdogan kepada parlemen Turki.

"Kami tidak akan menjadi pihak yang menyerah. Sejujurnya, kami tidak memerlukan keanggotaan UE lagi," kata Erdogan seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/10/2017).

Perundingan aksesi 12 tahun Turki berakhir terhambat, dengan UE terutama mengkritik tindakan keras Ankara menyusul kudeta yang gagal tahun lalu. Puluhan ribu orang termasuk guru dan wartawan telah ditahan.

Pemerintah Erdogan mengatakan negara-negara UE gagal untuk menghargai gravitasi ancaman yang dihadapi Turki, dan tidak menanggapi permintaan untuk mengekstradisi para tersangka kudeta.

"Uni Eropa gagal dalam perang melawan terorisme," kata Erdogan, meskipun dia juga menyebut bahwa blok tersebut masih membutuhkan Turki.

"Jika Uni Eropa akan melompat ke depan, hanya ada satu cara untuk melakukannya. Dan itu memberi Turki keanggotaan dan memulai aksi pertumbuhan budaya dan ekonomi," kata Erdogan.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dalam sebuah debat pemilihan bulan lalu, jelas bahwa Turki seharusnya tidak bergabung dengan UE dan perundingan keanggotaan harus diakhiri, meskipun merupakan sekutu penting NATO.
(ian)
Berita Terkait
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
UE Depak Turki dari...
UE Depak Turki dari Daftar Perjalanan Aman, Ankara Kesal
Uni Eropa Tolak Terapkan...
Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved