China Disebut Berniat Singkirkan Kim Jong-un

Minggu, 01 Oktober 2017 - 22:39 WIB
China Disebut Berniat...
China Disebut Berniat Singkirkan Kim Jong-un
A A A
LONDON - Korea Utara (Korut) saat ini dipandang sebagai ancaman besar termasuk oleh sekutunya, China. Beijing pun sedang menggarap sebuah rencana untuk menyingkirkan Kim Jong-un dalam upaya mencegah perang nuklir.

Meskipun aliansi kedua negara sudah berlangsung lama, China semakin lama semakin khawatir terhadap negara tetangganya itu. Ketakutan tumbuh akan terjadinya perang habis-habisan antara Korut dan musuh-musuh Baratnya.

Sebuah perang besar akan berakhir dengan gelombang pengungsi dari Korut ke China. Perang juga memposisikan tentara dan pejabat dari negara adidaya yang menjadi rival mereka, Amerika Serikat (AS), berada di depan pintu mereka.

Beijing pun diklaim tengah mencari perubahan kepemimpinan di Pyongyang untuk membantu "meredakan krisis saat ini". Media China, Daily Star Online mengungkapkan bahwa China tengah mempertimbangkan cara-cara untuk membunuh Kim Jong-un dan menggantinya, mungkin oleh anggota keluarganya.

Profesor Malcolm Chalmers, pakar pertahanan dari Royal United Services Institute (RUSI), mengatakan kepada Daily Star Online bahwa rezim Korut akan berubah.

"China telah berusaha untuk menemukan anggota keluarga Kim yang lain untuk menggantikannya - yang tentu saja membuat dia marah. China lebih tertarik pada perubahan personil daripada perubahan rezim," kata Chalmers seperti dikutip dari Daily Express, Minggu (1/10/2017).

Komunis China secara tradisional adalah sekutu terdekat Korut, namun uji coba rudal nuklir dan balistik yang dilanjutkan Kim telah menguji kesabaran Beijing.

Chalmers menambahkan bahwa China lebih memilih pemimpin yang lebih tunduk pada kepentingan China, terutama pada file nuklir. Tapi dia bahkan mengakui bahwa menyingkirkan Kim mungkin tidak akan mengarah pada denuklirisasi total Korut.

"Sulit bagi seorang pemimpin Korea Utara untuk sepenuhnya tunduk ke China," katanya.

Korut dipukul dengan sebuah babak baru sanksi awal bulan ini sebagai hukuman atas uji coba rudal jarak jauh yang berulang-ulang dan dikutuk secara luas.

Sanksi terakhir membatasi impor minyak, gas dan bensin, dengan langkah-langkah sebelumnya melarang Korut mengekspor sebagian sumber kas terbesarnya, seperti makanan laut dan timbal.

Sebagai tanggapan, Korut mencap hukuman "tindakan kriminal brutal" oleh AS.

"Jumlah kerusakan yang besar akibat sanksi ini terhadap perkembangan negara kita dan penghidupan rakyat berada di luar perhitungan siapa pun," kata media pemerintah Korut.

"Ini adalah mimpi bodoh untuk berharap sanksi bisa bekerja di DPRK. Sanksi tersebut telah gagal menghentikannya menjadi negara dengan senjata nuklir penuh dan membuat kemajuan pesat dalam membangun kekuatan ekonomi selama lebih dari setengah abad," demikian tulisan media pemerintah Korut itu.

Baca juga:
Sanksi PBB Sebabkan Kerusakan "Kolosal" di Korut
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Utara Kecam Kunjungan...
Korea Utara Kecam Kunjungan Blinken ke China
Kabur ke China karena...
Kabur ke China karena Kelaparan, Dua Tentara Korut Ditangkap
Buronan Rp326 Juta Asal...
Buronan Rp326 Juta Asal Korut Berhasil Diciduk Polisi China
Berita Terkini
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 menit yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
26 menit yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
46 menit yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
1 jam yang lalu
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
1 jam yang lalu
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved