Menteri Kesehatan AS Mengundurkan Diri

Sabtu, 30 September 2017 - 05:42 WIB
Menteri Kesehatan AS...
Menteri Kesehatan AS Mengundurkan Diri
A A A
WASHINGTON - Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) Tom Price mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump. Price mengundurkan diri karena kontroversi penggunaan jet pribadi untuk dirinya dan staf terus bergulir.

Kontroversi penggunaan jet pribadi yang didanai pembayar pajak menjadikan Tom Price pejabat tinggi terbaru dari pemerintahan Trump yang mengundurkan diri.

Pengunduran diri Price langsung diterima oleh Trump. Trump sendiri tidak bisa menyembunyikan kemarahannya atas keputusan Price untuk menghabiskan setidaknya USD400 ribu untuk menyewa jet pribadi dan militer untuk ia dan stafnya.

"Saya tentu tidak menyukai optik, saya tidak senang, saya dapat memberitahu Anda bahwa saya tidak bahagia," kata Trump saat ia bersiap untuk naik helikopter presiden dalam perjalanan ke akhir pekan lalu menginap di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (30/9/2017).

Ini akan menjadi pukulan baru bagi Trump yang mengkampanyekan sebuah janji untuk "menguras rawa" di Washington jika dia memenangkan kursi kepresidenan. Lebih dari selusin tokoh senior telah meninggalkan pemerintahan sejak Trump mulai menjabat pada bulan Januari.

Dalam delapan bulan yang penuh gejolak, Trump telah kehilangan sejumlah pejabat penting termasuk Steve Bannon, ahli strategi utamanya; Michael Flynn, penasihat keamanan nasional pertamanya, Reince Priebus, Kepala Staf Gedung Putih, Sean Spicer, juru bicara persnya yang sering dikritik dan Anthony Scaramucci yang hanya bertahan 10 hari sebagai direktur komunikasi pemerintah.

Pejabat lain yang berhenti termasuk James Comey, yang dipecat sebagai Direktur FBI, dan Sally Yates, wakil jaksa agung.

Skandal jet tersebut meletus awal bulan ini ketika diketahui bahwa Price telah menyewa jet pribadi pada beberapa kesempatan daripada memilih opsi yang lebih murah untuk terbang dengan pesawat komersial.

Pada suatu kesempatan Price dan timnya mengambil sebuah jet pribadi dari Washington DC ke Philadelphia, sebuah perjalanan yang bisa diselesaikan dengan kereta api dalam waktu kurang dari dua jam dengan harga USD58.

Dengan penggunaan jet pribadi yang diselidiki oleh inspektur jenderal departemennya sendiri, Price mencoba meredakan kontroversi tersebut dengan berjanji untuk mengakhiri praktik tersebut. Ia pun menawarkan untuk membayar kembali USD52.000 untuk menutupi biaya penerbangannya sendiri.

Kepergian Price datang di saat pemerintahan Trump masih berjuang mewujudkan janji untuk mencabut Obamacare.

Gedung Putih mengatakan Don Wright, wakil asisten menteri Kesehatan dan Direktur Kantor Pencegahan Penyakit dan Promosi Kesehatan, akan menggantikan Price sementara waktu.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
21 menit yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
55 menit yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
4 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
5 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved