Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal Anggota ISIS Dekat Mosul
Sabtu, 30 September 2017 - 01:15 WIB
Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal Anggota ISIS Dekat Mosul
A
A
A
BAGHDAD - Pasukan Irak menemukan kuburan massal di sebelah barat kota Mosul. Kuburan massal itu berisi puluhan mayat anggota ISIS yang kemungkinan tewas akibat serangan udara.
"Ini adalah kuburan massal pertama yang ditemukan di dekat Tal Afar, sekitar 70 kilometer sebelah barat Mosul," kata pejabat setempat Abdelaal Abbas seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (30/9/2017).
Pasukan Irak merebut kembali Mosul dari ISIS pada bulan Juli lalu dan Tal Afar pada akhir Agustus, tiga tahun setelah para ekstremis menyerbu kota-kota Irak utara.
"Daesh melemparkan mayat para pejuangnya di sebuah lubang yang dalam tujuh kilometer di utara Tal Afar," ungkap Abbas, menggunakan akronim bahasa Arab untuk kelompok tersebut.
Seorang pejabat keamanan di provinsi Nineveh yang lebih luas, Mohammed Ibrahim al-Bayati mengatakan bahwa sekitar 40 mayat Daesh ditemukan di dalam sebuah lubang.
Sumber keamanan lain, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa mayat itu adalah pria dan wanita, beberapa mungkin berasal Chechnya atau Turki.
"Kemungkinan anggota ISIS ini tewas beberapa bulan yang lalu saat serangan udara dan bukan pada saat serangan pasukan Irak untuk mengusir para ekstrimis dari Tal Afar," kata sumber itu.
"Nama-nama ekstrimis dan saat mereka terbunuh muncul di plakat peringatan di dekat kuburan," sumber tersebut menambahkan.
Kelompok ekstremis ISIS telah melihat wilayah yang dikontrolnya berkurang cukup jauh setelah sebelumnya menguasai wilayah Irak dan Suriah yang luas pada tahun 2014.
Di Irak, kehadiran ISIS telah berkurang hanya di kota Hawija di utara - di mana pasukan Irak mulai melakukan serangan pada hari Jumat - dan hamparan Lembah Efrat dekat perbatasan dengan Syria.
"Ini adalah kuburan massal pertama yang ditemukan di dekat Tal Afar, sekitar 70 kilometer sebelah barat Mosul," kata pejabat setempat Abdelaal Abbas seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (30/9/2017).
Pasukan Irak merebut kembali Mosul dari ISIS pada bulan Juli lalu dan Tal Afar pada akhir Agustus, tiga tahun setelah para ekstremis menyerbu kota-kota Irak utara.
"Daesh melemparkan mayat para pejuangnya di sebuah lubang yang dalam tujuh kilometer di utara Tal Afar," ungkap Abbas, menggunakan akronim bahasa Arab untuk kelompok tersebut.
Seorang pejabat keamanan di provinsi Nineveh yang lebih luas, Mohammed Ibrahim al-Bayati mengatakan bahwa sekitar 40 mayat Daesh ditemukan di dalam sebuah lubang.
Sumber keamanan lain, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa mayat itu adalah pria dan wanita, beberapa mungkin berasal Chechnya atau Turki.
"Kemungkinan anggota ISIS ini tewas beberapa bulan yang lalu saat serangan udara dan bukan pada saat serangan pasukan Irak untuk mengusir para ekstrimis dari Tal Afar," kata sumber itu.
"Nama-nama ekstrimis dan saat mereka terbunuh muncul di plakat peringatan di dekat kuburan," sumber tersebut menambahkan.
Kelompok ekstremis ISIS telah melihat wilayah yang dikontrolnya berkurang cukup jauh setelah sebelumnya menguasai wilayah Irak dan Suriah yang luas pada tahun 2014.
Di Irak, kehadiran ISIS telah berkurang hanya di kota Hawija di utara - di mana pasukan Irak mulai melakukan serangan pada hari Jumat - dan hamparan Lembah Efrat dekat perbatasan dengan Syria.
(ian)