Filipina Akan Habisi Perempuan dan Anak-anak yang Berperang untuk ISIS

Rabu, 06 September 2017 - 13:42 WIB
Filipina Akan Habisi...
Filipina Akan Habisi Perempuan dan Anak-anak yang Berperang untuk ISIS
A A A
MANILA - Pejabat tinggi militer Filipina mengumumkan bahwa perempuan dan anak-anak akan menghabisi perempuan dan anak-anak yang berperang di pihak ISIS jika tidak menyerah. Pengumuman itu keluar di tengah pasukan pemerintah Filipina bersiap untuk usaha terakir mereka membebaskan kota Marawi dari para ekstrimis.

Baik Panglima Angkatan Bersenjata Eduardo Ano dan Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana sepakat bahwa sekarang jumlah militan kurang dari 50. Mereka kehabisan makanan dan amunisi, karenanya Marawi harus direbut kembali bulan ini.

"Membunuh pejuang perempuan dan anak-anak diperlukan karena mereka menembak balik dan mereka juga menimbulkan luka pada orang-orang kami," kata Ano seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (6/9/2017).

Meskipun ukuran Maute kecil dan memiliki sumber daya yang terbatas Maute, menetralisir kelompok tidak akan mudah, kata kepala pertahanan. Pasalnya, pemimpin "hardcore" Isnilon Hapilon kemungkinan akan terus berjuang selama mungkin.

"Kami tidak melihat bahwa orang-orang ini akan menyerah. Kepada pengikut mereka, kami memohon kepada mereka untuk menyerah sekarang karena mereka akan mati di sana," kata Ano.

Jumlah tentara anak yang tinggal bersama kelompok ISIS Maute tidak jelas. "Intelijen kita melihat mereka. Sebenarnya, tentara kita berpikir dua kali untuk menyerang mereka atau tidak, bisa jadi mereka adalah sandera yang diberi senjata api, seperti 'gaya orang-orangan sawah'. Kita harus sangat selektif. Kecuali jika mereka mulai menembak kita kembali, maka kita akan menembak mereka," jelas Ano.

Ada bukti bahwa anak laki-laki berusia empat tahun telah direkrut untuk berperang.

"Mereka akan melawannya," Ano menambahkan.

"Mereka bilang, marilah kita menjadi martir. Kami akan memberi contoh kepada rekan-rekan mereka dan dunia bahwa di Marawi mereka dapat membuat pendirian yang baik dan mereka adalah martir untuk diidolakan dan disembah serta ditiru oleh rekrutan lainnya," ujarnya.

Ano memperkirakan bahwa akan dibutuhkan sekitar lebih dari USD977 juta untuk membangun kembali Kota Marawi.

Lorenzana mengatakan bahwa para pejabat belum memutuskan apakah akan mengebom masjid tempat Maute bersembunyi. Namun Presiden Filipina Rodrigo Duterte menginginkan komandan di lapangan untuk membuat keputusan akhir.

"Kami meminta izin kepada presiden. Dia tidak ingin mengebomnya, tapi dia mengatakan jika mereka masih melakukan perlawanan yang kuat dan tidak akan menyerah serta pasukan kita akan terancam, maka saya menyerahkannya ke komandan lapangan untuk diputuskan," tutur Lorenzana.
(ian)
Berita Terkait
Perbarui Sumpah Lindungi...
Perbarui 'Sumpah' Lindungi Filipina, AS Serahkan Rudal dan Bom
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Sidang Munarman, Saksi...
Sidang Munarman, Saksi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Filipina Hadiri Baiat ISIS di Makassar
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
5 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
6 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
7 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
8 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved