Inggris Berharap Suu Kyi Dapat Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya

Minggu, 03 September 2017 - 05:40 WIB
Inggris Berharap Suu...
Inggris Berharap Suu Kyi Dapat Akhiri Kekerasan Terhadap Rohingya
A A A
LONDON - Inggris mengatakan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, akan menggunakan "kualitas yang luar biasa" untuk mengakhiri kekerasan terhadap minoritas Muslim Rohingya. Aksi kekerasan telah mendorong puluhan ribu orang untuk melarikan diri dari negara tersebut.

"Aung San Suu Kyi dianggap sebagai salah satu tokoh paling menginspirasi di zaman kita, namun perlakuan terhadap Rohingya, sayangnya, menodai reputasi Myanmar," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap sekarang dia dapat menggunakan semua kualitas luar biasa untuk menyatukan negaranya, untuk menghentikan kekerasan dan untuk mengakhiri prasangka yang menimpa baik umat Islam maupun komunitas lainnya," tukasnya seperti dilansir dari Reuters, Minggu (3/9/2017).

Sebagai peraih Nobel Perdamaian, sikap Aung San Suu Kyi terhadap nasib sekitar 1,1 juta etnis Rohingya mendapat sorotan. Kritikus Barat menyebut Suu Kyi telah gagal mendukung minoritas Muslim yang telah lama mendapatkan penganiayaan.

Media Australia, The Sydney Morning Herald, pada Sabtu (2/9/2017), mengusik kelayakan Hadiah Nobel Perdamaian untuk Suu Kyi. Hadiah itu patut dikembalikan karena peraihnya dianggap melakukan pengkhianatan dari esensi Nobel Perdamaian dengan membiarkan tragedi Rohingya terjadi "di depan matanya"

Baca juga:
Tragedi Rohingya, Pengkhianatan Nobel Perdamaian Suu Kyi


Sementara itu komisinoner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia, Maneger Nasution, meminta pemerintah Indonesia untuk mengadukan Myanmar ke Dewan HAM PBB.

Selain itu, Indonesia juga bisa memimpin komunitas regional dan internasional untuk mendesak agar Hadiah Nobel Perdamaian yang diperoleh pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, dicabut.

Baca juga:
Etnis Muslim Rohingya Ditindas, Nobel Perdamaian Suu Kyi Bisa Dicabut
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
1.600 Rohingya Dipindah...
1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
1 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
2 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
3 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
4 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
5 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved