Jaksa Cantik Crimea Bantah Bakal Jadi Capres Rusia

Minggu, 03 September 2017 - 03:14 WIB
Jaksa Cantik Crimea...
Jaksa Cantik Crimea Bantah Bakal Jadi Capres Rusia
A A A
MOSKOW - Anggota parlemen Rusia dan mantan jaksa Crimea, Natalya Poklonskaya, menolak spekulasi media bahwa ia akan mencalonkan diri menjadi presiden pada 2018 mendatang. Ia juga menyatakan tidak mempunyai informasi tentang politisi perempuan yang ingin menjadi calon presiden.

Komentar tersebut muncul setelah harian bisnis Rusia, Vedomosti, menerbitkan sebuah artikel yang menyebut Kremlin mempertimbangkan untuk memunculkan politisi perempuan untuk menjadi pesaing Vladimir Putin pada pemilu mendatang. Artikel mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang berada dalam administrasi kepresidenan Rusia.

Selain Poklonskaya, kandidat lain yang mungkin dipilih Vedomosti untuk peran tersebut adalah Senator Elena Mizulina dan pemimpin redaksi majalah L'Officiel versi Rusia Kseniya Sobchak.

Dalam komentarnya, Poklonskaya menyebut klaim tersebut sebagai "sampah" dan mengatakan bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang hal-hal yang ditulis oleh wartawan seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (3/9/2017).

Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov juga membantah laporan tersebut. "Tidak ada seorang pun di Kremlin yang memikirkannya," katanya kepada wartawan.

Sobchak, yang disebut kandidat paling mungkin untuk posisi "pesaing perempuan" oleh sumber Vedomosti karena citranya sebagai perempuan modern yang kuat, juga mengatakan bahwa dia tidak mengetahui adanya rencana politik Kremlin yang melibatkannya. Dia juga menekankan bahwa wartawan dari Vedomosti tidak menghubunginya untuk memberikan komentar sebelum merilis artikel tersebut.

Dua perempuan telah berpartisipasi dalam pemilihan presiden dalam sejarah Rusia modern. Pada tahun 2000, Ella Pamfilova, mewakili blok parlemen untuk Civil Dignity, menerima 1,01 persen suara. Sementara pada tahun 2004 Irina Khakamada dari Partai Partai Kanan berhasil memperoleh 3,84 persen.

Pada bulan April tahun lalu, Putin mengatakan bahwa dia menganggap mungkin seorang perempuan bisa menjadi presiden Rusia. Putin menambahkan bahwa perempuan dapat mengatasi banyak masalah lebih baik daripada laki-laki.

Sejauh ini, tiga orang telah mengumumkan niat mereka untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2018. Ketiganya adalah laki-laki: pendiri partai Yabloko liberal, Grigory Yavlinsky, kepala partai populis populis LDPR, Vladimir Zhirinovsky, dan aktivis anti-korupsi Aleksey Navalny. Yang terakhir, bagaimanapun, secara teknis tidak bisa mencalonkan diri karena tengah menjalani hukuman penjara lima tahun yang tidak akan berakhir sebelum pemilihan berikutnya.

Sementara Presiden incumbent, Putin, memberikan indikasi kepada publik bahwa ia akan mencalonkan diri untuk sebuah masa jabatan baru pada awal Agustus. Sebelumnya ia telah berjanji kepada sekelompok penduduk desa Siberia bahwa ia akan memikirkan pilihan semacam itu untuk membalas permintaan mereka untuk mendaftar sebagai kandidat.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
25 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
59 menit yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
1 jam yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
1 jam yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
2 jam yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved