Presiden Korsel Perintahkan Serangan jika Korut Lintasi 'Garis'

Senin, 28 Agustus 2017 - 15:46 WIB
Presiden Korsel Perintahkan...
Presiden Korsel Perintahkan Serangan jika Korut Lintasi 'Garis'
A A A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in memerintahkan militernya melakukan serangan langsung jika militer Korea Utara (Korut) melintasi apa yang dia sebut “garis” atau Seoul diserang.

Perintah ini muncul dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi militer termasuk Menteri Pertahanan Soo Young-moo, pada hari Senin (28/8/2017).

”Saya ingin Anda mendorong reformasi struktur militer dengan ketat untuk memenuhi persyaratan peperangan modern sehingga dapat dengan cepat beralih ke posisi ofensif jika Korut melakukan provokasi yang melintasi garis atau menyerang wilayah ibu kota,” kata Presiden Moon.

”Juga, saya ingin Anda lebih meningkatkan kemampuan mobilitas dan pertahanan militer kita,” lanjut Moon, yang dilansir kantor berita Yonhap.

Pertemuan penting presiden dengan para pejabat tinggi militer Korsel ini merupakan yang keempat. Sesi yang diisi diskusi ini akan berlangsung sampai Kamis nanti, yang akan melibatkan berbagai kelompok kementerian dan lembaga pemerintah.

Presiden Moon mencatat pentingnya reformasi pertahanan, dengan mengatakan bahwa hanya militer yang kuat yang dapat menjamin perdamaian.

Namun, dia juga menekankan pentingnya reformasi semacam itu bergerak ke arah yang benar. ”Kecuali jika reformasi pertahanan didahului oleh diskusi serius mengapa tidak dilakukan dengan benar meskipun masing-masing dan setiap mantan pemerintah menyerukan reformasi pertahanan,” katanya.

“Mengapa militer kita masih tidak dapat menjalankan kontrol operasional masa perangnya dan mengapa pembentukan tiga sistem pertahanan utama tersebut tertunda meskipun Korut terus melakukan provokasi dan kemajuan nuklir dan rudal, reformasi pertahanan akan kembali menjadi slogan hampa,” tegas Moon.

Tiga pilar atau tiga sistem pertahanan utama mengacu pada sistem pertahanan rudal Korsel buatan sendiri, sistem pertahanan rudal sokongan sekutu dengan penghukuman besar dan kemampuan pembalasan dendam.

”Saya ingin Anda membuat rencana rinci tentang bagaimana dan kapan Anda akan membangun tiga pilar pertahanan,” kata Moon kepada para pejabat militernya.

Presiden juga mendesak upaya untuk memperbaiki penegakan hak asasi manusia dan kondisi kehidupan wajib militer, dengan memperhatikan tanggung jawab pemerintah dan militer kepada orang tua mereka peserta wajib militer atas keselamatan mereka.

Semua pria Korea Selatan diwajibkan untuk melayani militer atau wajib militer selama 21 bulan. Namun, pihak administrasi Moon Jae-in telah berjanji untuk memotong waktu wajib militer menjadi 18 bulan.
(mas)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
17 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved