Libanon Kerahkan 3.000 Tentara untuk Perang dengan ISIS

Rabu, 09 Agustus 2017 - 07:16 WIB
Libanon Kerahkan 3.000...
Libanon Kerahkan 3.000 Tentara untuk Perang dengan ISIS
A A A
BEIRUT - Militer Libanon dilaporkan mengerahkan sekitar 3.000 tentara ke wilayah perbatasan dengan Suriah untuk perang dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ribuan tentara disiapkan untuk tempur di wilayah Arsal, Ras al-Baalbek dan Kota Al-Qaa.

Pengerahan ribuan tentara itu dilaporkan media lokal yang dilansir Al Arabiya, Rabu (9/8/2017). Militer Libanon sebelumnya menggelar latihan perang yang melibatkan ribuan pasukan di wilayah timur laut negara tersebut.

Militer maupun pemerintah Libanon belum mengonfirmasi laporan pengerahan ribuan tentara untuk memerangi ISIS.

Sementara itu, sumber militer Libanon mengatakan, pesawat tempur milik rezim Suriah mengebom wilayah perbatasan kedua negara untuk menggempur ISIS. Tentara Libanon juga menembakkan roket dan artileri terhadap posisi milisi ISIS di Jarod al-Qaa.

Serangan ini terjadi sebagai respons serangan tujuh roket oleh di sekitar Kota Al-Qaa di Libanon. Sumber keamanan Beirut menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam serangan ISIS.

Persiapan perang militer Libanon terhadap ISIS sudah tersiar sejak 5 Agustus lalu, dimana pemimpin milisi Hizbullah Libanon, Hassan Nasrallah, menyatakan kesiapannya untuk ikut berperang dengan tentara negaranya untuk memberangus kelompok ISIS di wilayah perbatasan dengan Suriah.

”Garis depan Suriah melawan Daesh (ISIS) akan dibuka, dan tentara Suriah dan Hizbullah akan berada di sana,” kata Nasrallah.

Beirut selama ini cenderung netral dalam konflik Suriah. Tapi, kelompok milisi Hizbullah dari negara itu aktif membela pasukan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang melawan pemberontak, termasuk kelompok garis keras seperti ISIS.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
45 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
4 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved