Menlu Rusia Bertemu Menlu AS di Tengah Ketegangan Bilateral

Minggu, 06 Agustus 2017 - 23:48 WIB
Menlu Rusia Bertemu...
Menlu Rusia Bertemu Menlu AS di Tengah Ketegangan Bilateral
A A A
MOSKOW - Rusia yakin Amerika Serikat (AS) siap untuk melanjutkan dialog mengenai masalah-masalah yag kompleks meski ada ketegangan bilateral. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, setelah bertemu dengan koleganya asal AS Rex Tillerson di sela-sela pertemuan internasional di Manila, Filipina.

Lavrov mengatakan hal pertama yang diminta Tillerson adalah aksi balasan Rusia terhadap sanksi AS yang baru kepada Moskow.

"Dia terutama tertarik dalam rincian keputusan yang kami anggap dibuat sebagai tanggapan terhadap undang-undang tentang sanksi anti-Rusia," kata Lavrov seperti dikutip dari Reuters, Minggu (6/8/2017).

Pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak Presiden Donald Trump dengan enggan menandatangani undang-undang sanksi yang menurut Rusia merupakan perang dagang skala penuh dan mengakhiri harapan untuk hubungan yang lebih baik.

"Kami memberikan penjelasan," Lavrov mengatakan, mengacu pada keputusan Rusia untuk mengambil alih sebuah kompleks rumah musim panas di Moskow yang disewa oleh kedutaan AS dan sebuah perintah untuk memangkas kehadiran diplomat AS di Rusia.

Lavrov mengatakan bahwa dia juga mengutip pernyataan Presiden Vladimir Putin yang, dalam sebuah wawancara dengan TV Rusia pekan lalu, menjelaskan bahwa Moskow perlu membalas sanksi AS atas perannya dalam krisis Ukraina dan baru-baru ini diperluas untuk menghukum Rusia karena ikut campur dalam pemilihan presiden AS.

Lavrov menggambarkan pembicaraannya dengan Tillerson sebagai pembicaraan yang panjang dan meliputi berbagai topik, mulai dari isu nuklir di semenanjung Korea hingga rencana koordinasi antara Rusia dan AS untuk menangkal serangan.

"Kami merasa kesiapan kolega AS untuk terus berdialog, saya rasa tidak ada alternatif lain," kata Lavrov.

Kedua belah pihak sepakat bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dan Wakil Sekretaris Thomas A. Shannon akan terus membahas masalah kompleks dalam agenda bilateral tersebut.

Lavrov juga mengatakan bahwa Tillerson mengatakan kepadanya bahwa ada perwakilan khusus AS di Ukraina, Kurt Volker, mantan utusan AS untuk NATO, akan bertemu dengan seorang pembantu senior untuk Putin, Vladimir Surkov, dalam waktu terdekat.

"Kami akan tertarik untuk melihat kesan apa yang dimiliki utusan khusus AS mengenai keadaan saat ini," kata Lavrov.

Washington mengirim Volker ke Ukraina bulan lalu untuk menilai situasi di bekas republik Soviet tersebut, di mana gencatan senjata 2015 antara pasukan Kiev dan separatis yang didukung Rusia di bagian timur negara tersebut secara reguler dilanggar.

Washington mengutip konflik tersebut sebagai hambatan utama untuk memperbaiki hubungan antara Rusia dan AS.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
13 menit yang lalu
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
1 jam yang lalu
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
3 jam yang lalu
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
3 jam yang lalu
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
5 jam yang lalu
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved