Israel Luncurkan Penyelidikan Pembunuhan Warga Yordania

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 04:26 WIB
Israel Luncurkan Penyelidikan...
Israel Luncurkan Penyelidikan Pembunuhan Warga Yordania
A A A
JERUSALEM - Israel mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan pendahuluan mengenai penembakan dua warga Yordania pada 23 Juli lalu oleh seorang penjaga di sebuah kedutaan Amman. Yordania menuntut pelaku harus menghadapi diadili dan dituntut secara pidana.

Kementerian Kehakiman Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan Jaksa Agung Israel pada hari Jumat memerintahkan polisi untuk "melihat ke dalam" penembakan tersebut. Kementerian itu menggunakan terminologi yang menandakan sebuah penyelidikan awal yang dapat ditingkatkan menjadi penyelidikan kriminal jika diperlukan.

"Selanjutnya, seiring temuan, pilihan akan dipertimbangkan untuk meminta pihak berwenang Yordania memberikan materi tambahan kepada polisi," kata kementerian tersebut seperti disitir dari Reuters, Sabtu (5/8/2017).

Seorang satpam kedutaan besar Israel menembak mati dua warga Yordania. Mempunyai kekebalan diplomatik, Israel lantas memulangkan pelaku dan staf kedutaan lainnya setelah kejadian tersebut. Hal ini menimbulkan kemarahan di Yordania, di mana kesepakatan damai kedua negara yang ditandatangani pada 1994 merupakan sentimen tidak populer dan pro Palestina menyebar luas.

Israel mengatakan bahwa penjaga tersebut menembak untuk membela diri setelah ditikam oleh pekerja Yordania yang membawa obeng, yang terbunuh bersama seorang saksi yang terkena tembakan nyasar.

Otoritas Yordania pada awalnya mengatakan terjadi pertengkaran sebelum penembakan tersebut, namun kemudian menggambarkan insiden tersebut sebagai pembunuhan ganda dan meminta Israel mengadili satpam tersebut.

Sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memberikan selamat bak pahlawan kepada satpam tersebut pun memicu kemarahan Amman, mendorong Amerika Serikat (AS) untuk memediasi krisis tersebut.

Israel telah berusaha untuk menjaga agar identitas penjaga tetap terlindungi, dengan mengatakan bahwa dia dapat menjadi sasaran pembalasan. Tapi sebuah surat kabar Yordania menerbitkan akreditasi diplomatiknya, termasuk nama dan fotonya.

Pejabat Israel telah mengatakan bahwa, dan juga penyelidikan terhadap penembakan tersebut, mereka mempertimbangkan untuk menawarkan kompensasi kepada keluarga warga Yordania yang terbunuh - pemilik sebuah properti yang disewakan ke kedutaan.
(ian)
Berita Terkait
Israel Aneksasi Tepi...
Israel Aneksasi Tepi Barat, Raja Yordania: Konflik Besar Akan Pecah
Apakah Yordania Sekutu...
Apakah Yordania Sekutu Rahasia Israel?
Dukung Gencatan Senjata...
Dukung Gencatan Senjata di Gaza, Ribuan Demonstran Kepung Kedubes Israel di Yordania
Netanyahu Kirim Bos...
Netanyahu Kirim Bos Mossad Temui Raja Yordania, Bahas Pencaplokan
Yordania: Penyelesaian...
Yordania: Penyelesaian Konflik Israel-Palestina Bergantung pada Solusi Dua Negara
Ribuan Aktivis Mengepung...
Ribuan Aktivis Mengepung Kedutaan Israel di Yordania sebagai Respons Perang Israel di Gaza
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved