Reuni Heboh Gedung Putih: Trump Condongkan Tubuh dan Menatap Tajam, Biden Menunduk

Kamis, 14 November 2024 - 10:52 WIB
loading...
Reuni Heboh Gedung Putih:...
Presiden terpilih AS Donald Trump condongkan tubuh dan menatap tajam saat Presiden Joe Biden yang akan lengser menunduk. Momen ini terjadi dalam reuni di Gedung Putih. Foto/Screengrab video USA Today
A A A
WASHINGTON - Donald Trump kembali dengan kemenangan ke Gedung Putih pada Rabu. Presiden Amerika Serikat (AS) yang akan lengser, Joe Biden, menunjukkan kesopanan kepada rival beratnya yang menolaknya memberikan kesopanan yang sama empat tahun lalu.

Kunjungan Trump dilakukan saat Partai Republik dinyatakan sebagai partai mayoritas di DPR untuk memberinya kendali penuh atas Kongres—dan saat dia mengumumkan serangkaian pilihan garis keras untuk tim utamanya termasuk Matt Gaetz yang bersemangat sebagai Jaksa Agung.

Presiden AS dan presiden terpilih berjabat tangan di depan api unggun di Oval Office, dengan Biden memulihkan tradisi yang dilanggar Trump saat dia menolak mengakui kekalahannya dari Biden pada Pemilu tahun 2020.

Baca Juga: Inilah Daftar Tokoh AS yang Masuk Kabinet Donald Trump

"Selamat datang kembali," kata Biden (81), saat dia memberi selamat kepada Trump yang berusia 78 tahun—pria yang berulang kali dicapnya sebagai bahaya bagi demokrasi—dan menjanjikan transfer kekuasaan yang lancar.

Biden, yang mundur dari kontes pemilihan presiden pada bulan Juli tetapi melihat penggantinya Kamala Harris kalah dari Trump minggu lalu, mengatakan dia akan melakukan "segala yang kami bisa untuk memastikan Anda diakomodasi."

Saat berjabat tangan, Biden tampak menunduk, sementara Trump mencondongkan tubuh ke depan dan menatap matanya.

Trump mengobarkan massa yang menyerang Gedung Capitol AS pada tahun 2021 dan menjalankan kampanye pemilihan yang brutal dan memecah belah tahun ini—tetapi berusaha untuk bersikap sopan saat kunjungannya kembali ke Gedung Putih.

Politik Itu Sulit


"Politik itu sulit, dan dalam banyak kasus, dunia ini tidak begitu menyenangkan. Dunia ini menyenangkan saat ini dan saya sangat menghargainya," kata Trump, presiden ke-45 dan akan segera menjadi yang ke-47 AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved