Perangi Teroris Marawi, AS Suplai Senjata ke Filipina

Sabtu, 29 Juli 2017 - 15:48 WIB
Perangi Teroris Marawi,...
Perangi Teroris Marawi, AS Suplai Senjata ke Filipina
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) mengirimkan sejumlah senjata dan amunisi ke angkatan bersenjata Filipina, AFP, untuk membantu negara Asia itu dalam perjuangan melawan kelompok teroris. Begitu pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar AS di Filipina.

Menurut misi diplomatik AS, Washington memasok Manila dengan 992 roket dan 1.040 motor roket untuk kebutuhan Angkatan Udara Filipina. AS juga akan mengirimkan 250 peluncur granat berpeluncur roket dan 1.000 peluncur granat di masa depan.

"Amunisi dan pengiriman senjata akan meningkatkan kemampuan kontraterorisme AFP, dan secara langsung mendukung anggota AFP yang secara aktif terlibat dalam operasi kontraterorisme di Filipina selatan, termasuk di kota Marawi," kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa pengiriman senjata tersebut terjadi dalam kerangka Mutual Logistics Support Agreement (MLSA) seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (29/7/2017).

Filipina tengah dilanda aksi kekerasan kelompok teroris untuk waktu yang cukup lama. Kekerasan meningkat pada bulan Mei, ketika kelompok yang berafiliasi dengan ISIS melakukan upaya untuk menyerbu kota Marawi.
(ian)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
5 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
6 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
7 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
8 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
9 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved