Israel Copot Detektor Logam di Masjid Al-Aqsa

Selasa, 25 Juli 2017 - 09:40 WIB
Israel Copot Detektor...
Israel Copot Detektor Logam di Masjid Al-Aqsa
A A A
JERUSALEM - Israel memutuskan untuk mencopot detektor logam yang ditempatkan di pintu masuk Kota Tua Jerusalem. Sebagai gantinya, Israel akan membangun sarana pengawasan (smart surveillance).

Begitu bunyi pernyataan dari Kabinet Israel. Keputusan itu dikeluarkan setelah forum menteri senior Israel memutuskan untuk bertindak berdasarkan rekomendasi dari badan keamanan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (25/7/2017).

Saksi Reuters di Kota Tua melihat para pekerja kota memasang balok logam di atas beberapa jalan beraspal batu sempit untuk kamera TV. Media Israel mengatakan ada rencana untuk berinvestasi pada sistem kamera canggih.

Pernyataan Kabinet tersebut menambahkan bahwa mereka telah mengalokasikan dana sebesar Rp300 miliar lebih untuk peralatan dan petugas polisi tambahan.

Keputusan untuk mencopot gerbang detektor logam ini berbeda dengan sikap kelompok sayap kanan Netanyahu yang sebelumnya mengatakan bahwa perangkat tersebut akan tetap dipasang. Mereka tampaknya sadar pemerintahan Netanyahu terlihat akan menyerah dengan tekanan Palestina.

Baca juga:
Israel Tolak Cabut Detektor Logam di Masjid Al-Aqsa


Israel memasang detektor logam di tempat masuk ke kompleks masjid Al-Aqsa di Jerusalem setelah dua petugas polisi ditembak mati pada 14 Juli lalu. Hal ini memicu bentrokan berdarah antara Israel dan Palestina selama bertahun-tahun.

Lonjakan ketegangan dan kematian tiga orang Israel dan empat orang Palestina dalam kekerasan pada hari Jumat dan Sabtu lalu telah memicu alarm internasional. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pun mengadakan sebuah pertemuan untuk mencari cara guna menurunkan ketegangan.

Pada puncak pecahnya kekerasan di wilayah Jerusalem, Presiden Mahmoud Abbas memutus komunikasi resmi dengan Israel dan kritik internasional memberi tekanan pada Israel.

Tekanan kepada Netanyahu semakin besar menyusul insiden penembakan fatal di kedutaan Israel di Yordania pada hari Minggu. Seorang petugas keamanan Israel diserang dan menembak mati dua orang Yordania.

Yordania adalah penjaga situs suci umat Islam di Jerusalem, yang oleh orang Yahudi dipuji sebagai sisa dua kuil kuno mereka dan yang berada di antara wilayah Jerusalem Timur. Wilayah ini direbut Israel dalam perang 1967 dan dianeksasi sebagai ibukotanya dalam sebuah langkah yang tidak diakui dunia internasional.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
4 menit yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
53 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved