Duterte Akui AS Pasok Senjata untuk Tumpas Teroris di Marawi

Minggu, 16 Juli 2017 - 06:32 WIB
Duterte Akui AS Pasok...
Duterte Akui AS Pasok Senjata untuk Tumpas Teroris di Marawi
A A A
DAVAO - Presiden Rodrigo Duterte mengakui bahwa Amerika Serikat (AS) telah memasok senjata kepada militer Filipina untuk menumpas kelompok teroris Maute di Kota Marawi. Padahal, Duterte selama ini terlibat “perang kata-kata” dengan pemerintah Washington.

Duterte juga menegaskan bahwa China ikut memasok senjata dan amunisi. Meski mendapat pasokan senjata dari Beijing, Duterte tidak bisa membuka aliansi militer baru dengan negara lain untuk saat ini.

”Jadi saya tidak bisa masuk ke dalam aliansi militer dengan negara lain karena saya akan melanggar kesepakatan US-RP (AS-Republik Filipina). Kami akan tinggal bersama orang Amerika,” ujar Duterte.

“Jadi apa yang saya waspadai? Anda tahu saya punya kewajiban untuk tampil. Seperti yang telah saya katakana, tugas saya adalah melestarikan dan membela bangsa Filipina,” lanjut Duterte, seperti dilansir Philstar, Minggu (16/7/2017).

”Kami baru saja membeli senjata tambahan. Tidak ada lagi penawaran. Dan selain itu, saya memiliki dua sumber persenjataan. AS membantu Angkatan Bersenjata dalam pertempuran ini. Dan China berkomitmen dan mengirim banyak senjata api untuk kita,” katanya.

Sedangkan untuk Rusia, Duterte mengaku masih belum tahu. Tapi, Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan kepadanya bahwa mereka akan membantu Filipina.

Duterte siap menyambut semua bantuan senjata tambahan dari negara lain. ”Mereka diterima. Sekarang, jangan membuat kesalahan, Anda tahu, menempatkan sesuatu pada perilaku saya, saya suka berbicara dengan orang lain. Anda harus berteman, ada kebutuhan Anda untuk mendapatkan jenis senjata api dan mereka ada di sana,” papar Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
59 menit yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
3 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved