Unjuk Kekuatan, 2 Bomber AS Latihan Tembak dengan Pasukan Korsel
Sabtu, 08 Juli 2017 - 23:39 WIB
Unjuk Kekuatan, 2 Bomber AS Latihan Tembak dengan Pasukan Korsel
A
A
A
SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan dua pesawat pembom supersonik Amerika Serikat (AS) melakukan latihan tembak di negara itu dalam sebuah unjuk kekuatan. Latihan ini dilakukan pasca Korea Utara (Korut) melakukan uji coba rudal balistik antar benua (ICBM).
"Dua pembom strategis B-1B Lancer terbang dari basis AS di Guam dan bergabung dengan jet tempur AS dan Korsel untuk melakukan simulai penghancuran peluncur rudal rudal musuh dan fasilitas bawah tanah," kata angkatan udara Korsel seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/7/2017).
"Pembom B-1B melakukan latihan tembak di sebuah daerah di provinsi Gangwon, Korsel timur, menjatuhkan senjata dalam serangan simulasi pada peluncur rudal," terang angkatan udara Korsel dalam sebuah pernyataan.
Angkatan udara Korsel juga mengatakan bahwa jet tempur Korsel dan AS melakukan latihan tembak presisi yang ditujukan untuk menyerang target musuh yang tersembunyi di bawah tanah.
Sementara itu, kantor berita Korsel Yonhap mengatakan bahwa pembom tersebut kemudian terbang ke barat, menyusuri perbatasan zona Demiliterisasi (DMZ) yang diawasi dengan ketat kedua Korea, sebelum meninggalkan wilayah udara Korsel.
Latihan itu mengikuti latihan artileri dan rudal gabungan oleh pasukan Korsel dan AS sehari setelah tes rudal ICBM Korut.
Korut pada Selasa lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil meluncurkan sebuah ICBM. Pyongyang mengatakan bahwa rudal tersebut mampu membawa hulu ledak nuklir besar dan berat.
Beberapa ahli percaya bahwa rudal tersebut memiliki jangkauan untuk mencapai Alaska dan Hawaii. Tes tersebut sekaligus memberi isyarat kemajuan yang signifikan Korut yang menyatakan bermaksud untuk membangun rudal nuklir yang bisa menghantam daratan AS.
Presiden Korsel, Moon Jae-in mengatakan, tes tersebut mengindikasikan kecepatan di luar perkiraan dari program ICBM Korut.
"Dua pembom strategis B-1B Lancer terbang dari basis AS di Guam dan bergabung dengan jet tempur AS dan Korsel untuk melakukan simulai penghancuran peluncur rudal rudal musuh dan fasilitas bawah tanah," kata angkatan udara Korsel seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/7/2017).
"Pembom B-1B melakukan latihan tembak di sebuah daerah di provinsi Gangwon, Korsel timur, menjatuhkan senjata dalam serangan simulasi pada peluncur rudal," terang angkatan udara Korsel dalam sebuah pernyataan.
Angkatan udara Korsel juga mengatakan bahwa jet tempur Korsel dan AS melakukan latihan tembak presisi yang ditujukan untuk menyerang target musuh yang tersembunyi di bawah tanah.
Sementara itu, kantor berita Korsel Yonhap mengatakan bahwa pembom tersebut kemudian terbang ke barat, menyusuri perbatasan zona Demiliterisasi (DMZ) yang diawasi dengan ketat kedua Korea, sebelum meninggalkan wilayah udara Korsel.
Latihan itu mengikuti latihan artileri dan rudal gabungan oleh pasukan Korsel dan AS sehari setelah tes rudal ICBM Korut.
Korut pada Selasa lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil meluncurkan sebuah ICBM. Pyongyang mengatakan bahwa rudal tersebut mampu membawa hulu ledak nuklir besar dan berat.
Beberapa ahli percaya bahwa rudal tersebut memiliki jangkauan untuk mencapai Alaska dan Hawaii. Tes tersebut sekaligus memberi isyarat kemajuan yang signifikan Korut yang menyatakan bermaksud untuk membangun rudal nuklir yang bisa menghantam daratan AS.
Presiden Korsel, Moon Jae-in mengatakan, tes tersebut mengindikasikan kecepatan di luar perkiraan dari program ICBM Korut.
(ian)