Kapal Perang AS Kembali Berlayar di Laut China Selatan

Senin, 03 Juli 2017 - 12:26 WIB
Kapal Perang AS Kembali...
Kapal Perang AS Kembali Berlayar di Laut China Selatan
A A A
BEIJING - Kapal perang milik Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) dilaporkan kembali melakukan patroli di kawasan Laut China Selatan. Kapal perang AS itu berlayar tidak jauh dari pulau buatan yang tengah dibangun oleh China.
"Kapal perang AS berlayar di dekat sebuah pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan yang diklaim oleh China, Taiwan dan Vietnam dalam sebuah operasi yang dimaksudkan untuk menantang klaim yang dibuat oleh ketiga negara tersebut," kata seorang pejabat Departemen Pertahanan AS.
"USS Stethem, sebuah kapal perusak, berlayar dalam jarak 12 mil laut dari Pulau Triton, bagian dari Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (3/7).
Ini adalah operasi kebebasan navigasi kedua, atau "fonop", yang dilakukan selama masa kepresidenan Donald Trump, setelah sebuah latihan di akhir Mei di mana sebuah kapal perang AS berlayar dalam jarak 12 mil laut dari sebuah pulau buatan yang dibangun oleh China di Laut Cina Selatan.
Kementerian Luar Negeri China sendiri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal AS telah membuat tindakan ilegal, dengan masuk perairan China tanpa izin.
"Operasi tersebut merupakan provokasi politik dan militer yang serius. China telah mengirim kapal perang dan jet tempur untuk memperingatkan USS Stethem. China sangat mendesak pihak AS untuk segera menghentikan tindakan provokatif semacam ini yang secara serius melanggar kedaulatan China dan membahayakan keamanan China," kata juru bicara Kemlu China, Lu Kang.
Lu menambahkan China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan diri.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
31 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved