Rakhine Myanmar Bergolak Lagi, Ratusan Warga Buddha Melarikan Diri

Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB
Rakhine Myanmar Bergolak...
Rakhine Myanmar Bergolak Lagi, Ratusan Warga Buddha Melarikan Diri
A A A
NAYPYIDAW - Pasukan militer Myanmar di negara bagian Rakhine siaga tinggi setelah hampir 200 warga Buddha melarikan diri dari desa mereka di Rakhine. Mereka ketakutan setelah terjadi serangkaian pembunuhan yang dilaporkan dilakukan oleh gerilyawan Rohingya.

Kepala Menteri Rakhine Nyi Pu dan para pejabat pemerintah senior Myanmar mengaku telah menerima laporan tentang ratusan para warga desa komunitas Buddha yang melarikan diri dari desa mereka.

Pada Oktober lalu, wilayah Rakhine bergejolak setelah gerilyawan Rohingya menyerang pos penjaga perbatasan Myanmar. Serangan yang menewaskan beberapa polisi itu memicu reaksi keras dari militer Myanmar, di mana ratusan warga Rohingya dilaporkan terbunuh, lebih dari 1.000 rumah dibakar dan sekitar 75.000 Muslim Rohingya terpaksa melarikan diri ke Bangladesh.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membentuk sebuah misi pencarian fakta untuk menyelidiki kejahatan terhadap kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh militer selama serangan balik tersebut. Namun, pemimpin de facto Aung San Suu Kyi—tokoh penerima Hadiah Nobel Perdamaian—menolak tuduhan tersebut dan menentang misi PBB.

Dalam beberapa minggu ini, ketegangan di Rakhine meningkat ketika pejabat desa dibunuh. Sebagai balasan, tentara Myanmar membunuh tiga orang dalam operasi pembersihan terhadap sebuah kamp militan Rohingya pada pekan lalu.

Surat kabar lokal, Global New Light of Myanmar, pada hari Selasa (27/6/2017) melaporkan bahwa seorang warga desa di Rakhine utara ditusuk saat berdoa pada akhir pekan lalu. Serangan ini terjadi setelah kepala desa setempat diserang sekitar sepuluh penyerang bertopeng pada 17 Juni 2017. Kepala desa itu tewas terkena tikaman.

”Pembunuhan tersebut terjadi akhir pekan lalu dan situasinya semakin parah, sekelompok orang yang memakai masker hitam telah membunuh pejabat (desa) lokal yang dekat dengan pemerintah, sehingga warga panik, karena itulah kami sangat waspada," kata Kepala Polisi Negara Bagian Rakhine, Sein Lwin, kepada Reuters.

Sein Lwin dan seorang sumber militer yang beroperasi di wilayah tersebut mengatakan, pasukan keamanan memprediksi akan terjadi serangan oleh militan Rohingya yang baru terhadap tentara setelah bulan Ramadan berakhir.

Belum jelas berapa banyak orang yang terbunuh dalam kekerasan baru-baru ini di Rakhine. Kelompok siapa di balik serangan juga belum diketahui, sebab militer Myanmar menutup akses di Rakhine sejak Oktober lalu.

Kyaw Win, seorang warga desa di Rakhine, mengatakan hampir 200 penduduk dari 11 desa etnis Buddha Rakhine telah melarikan diri ke kota Maungdaw, Buthidaung dan Sittwe.

”Kami tidak berani tinggal di sini, ada banyak rumor yang beredar di kalangan masyarakat bahwa kita akan diserang,” kata Kyaw Win kepada Reuters melalui telepon.

Para pengungsi Rohingya di permukiman darurat di Boor Cox, Bangladesh, juga telah mengorganisir patroli pertahanan untuk menjaga diri dari orang-orang bertopeng yang berkeliaran di kamp-kamp mereka pada malam hari. Patroli itu telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
26 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
1 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved