507.000 Warga Palestina Menganggur di Tepi Barat, Ribuan Orang Dibunuh Israel Saat Cari Nafkah
Kamis, 01 Mei 2025 - 20:13 WIB
loading...
Para pemilik toko menutup toko mereka dalam aksi mogok yang diorganisir warga Palestina untuk memprotes serangan Israel di Jalur Gaza, pada 7 April 2025, di Betlehem, Tepi Barat. Foto/Wisam Hashlamoun/Anadolu Agency
A
A
A
TEPI BARAT - Ratusan ribu warga Palestina tidak memiliki penghasilan selama 17 bulan terakhir, sementara ribuan lainnya kehilangan nyawa saat mencoba mencari nafkah di wilayah pendudukan.
Laporan itu diungkap Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina pada Rabu (30/4/2025).
Dalam pesan menjelang Hari Buruh Internasional, yang jatuh hari ini, Sekretaris Jenderal serikat pekerja, Shaher Saad, memperingatkan tentang peningkatan dramatis dalam pengangguran di seluruh masyarakat Palestina, dengan melaporkan jumlah total pengangguran kini telah mencapai 507.000 orang.
“Ribuan pekerja telah ditangkap, disiksa, menjadi korban penghilangan paksa, dan didenda oleh tentara pendudukan Israel tanpa alasan apa pun selain mengejar mata pencaharian, terutama setelah 7 Oktober 2023,” ungkap Saad.
“Sebagai akibat dari kesulitan ekonomi yang mereka hadapi, banyak warga Palestina terpaksa menjual barang-barang pribadi untuk mendapatkan penghasilan,” papar pejabat itu.
Laporan itu diungkap Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina pada Rabu (30/4/2025).
Dalam pesan menjelang Hari Buruh Internasional, yang jatuh hari ini, Sekretaris Jenderal serikat pekerja, Shaher Saad, memperingatkan tentang peningkatan dramatis dalam pengangguran di seluruh masyarakat Palestina, dengan melaporkan jumlah total pengangguran kini telah mencapai 507.000 orang.
“Ribuan pekerja telah ditangkap, disiksa, menjadi korban penghilangan paksa, dan didenda oleh tentara pendudukan Israel tanpa alasan apa pun selain mengejar mata pencaharian, terutama setelah 7 Oktober 2023,” ungkap Saad.
“Sebagai akibat dari kesulitan ekonomi yang mereka hadapi, banyak warga Palestina terpaksa menjual barang-barang pribadi untuk mendapatkan penghasilan,” papar pejabat itu.
Lihat Juga :