Houthi Sebut Serangannya yang Bikin Jet Tempur F/A-18 AS Jatuh dari Kapal Induk dan Tenggelam di Laut

Kamis, 01 Mei 2025 - 08:40 WIB
loading...
Houthi Sebut Serangannya...
Kelompok Houthi Yaman sebut serangannya berkontribusi atas jatuhnya jet tempur F/A-18 AS dari kapal induk USS Harry S Truman dan tenggelam di Laut Merah. Foto/US Navy/MC3 Kristina Young
A A A
SANAA - Kelompok Houthi Yaman mengatakan serangan rudal dan drone-nya telah berkontribusi atas jatuhnya sebuah jet tempur F/A-18 Amerika Serikat (AS) dari kapal induk USS Harry S Truman dan kemudian tenggelam di Laut Merah.

Versi Angkatan Laut AS, jet tempur Super Hornet itu hilang di laut setelah jatuh saat dipindahkan ke atas USS Harry S Truman pada hari Senin. Pernyataan Angkatan Laut AS tidak menyebutkan serangan Houthi sebagai penyebabnya.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan pada hari Rabu dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di saluran televisi al-Masirahbahwa serangan di Laut Merah mengakibatkan jatuhnya jet tempur F-18 ke laut. "Dan memaksa [kapal induk USS Harry S] Truman mundur ke Terusan Suez," katanya, seperti dikutip dari AFP, Kamis (1/5/2025).

Baca Juga: Kronologi Kapal Induk AS Mengelak dari Serangan Houthi Bikin Jet Tempur F/A-18 Jatuh ke Laut

Pernyataan Saree ini sinkron dengan laporan media-media AS, seperti CNN, The War Zone, dan Military.com, yang mengungkap bahwa kapal induk bertenaga nuklir USS Harry S Truman melakukan manuver belokan tajam berkecepatan tinggi untuk menghindari serangan Houthi. Akibat manuver ini, jet tempur yang sedang ditarik traktor di atas kapal induk tersebut jatuh dan tenggelam di Laut Merah.

Saree mengatakan kelompoknya juga telah melancarkan serangan pesawat nirawak baru selama 24 jam terakhir yang menargetkan kapal induk AS lainnya; USS Carl Vinson dan kapal-kapal pendampingnya di Laut Arab, serta kota-kota Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved