Jet AS Tembak Jatuh Jet Suriah, Ini Reaksi Rusia

Senin, 19 Juni 2017 - 14:57 WIB
Jet AS Tembak Jatuh...
Jet AS Tembak Jatuh Jet Suriah, Ini Reaksi Rusia
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia merespons tindakan pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) yang menembak jatuh pesawat jet tempur Suriah di Raqqa. Moskow mendesak Washington untuk menghormati kedaulatan pemerintah Damaskus.

Reaksi Moskow ini disampaikan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Senin (19/6/2017). Pilot tempur Suriah dilaporkan tewas setelah pesawat jet tempur F/A-18E Super Hornet menembak jatuh pesawat jet tempur Su-22 Suriah, semalam, dengan alasan pesawat militer tersebut mengebom basis Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pasukan oposisi atau pemberontak yang didukung Barat.

”Mengenai kejadian di lapangan di Republik Arab Suriah, perlu untuk sepenuhnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Suriah,” kata Lavrov.

“Oleh karena itu, setiap tindakan di lapangan, dan ada banyak pihak yang terlibat, termasuk mereka yang melakukan operasi militer, harus berkoordinasi dengan Damaskus,” lanjut desakan Lavrov.

Baca: Jet Canggih AS Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah di Raqqa

Pemerintah Presiden Bashar al-Assad mengatakan, pesawat tempurnya sedang menyerang basis kelompok Islamic State atau ISIS di Raqqa saat ditembak jatuh jet tempur AS. Pemerintah Assad mengutuknya dan menganggap Washington berkoordinasi dengan ISIS untuk menghalangi Damaskus dalam memerangi teroris di wilayahnya.

Pentagon mengklaim sebelum menembak jatuh jet tempur Su-22 Suriah, AS yang memimpin koalisi internasional anti-ISIS di Irak dan Suriah sudah memberitahu Rusia melalui saluran yang dibangun kedua pihak.

Rusia belum merespons klaim Pentagon ini. ”Kami menyerukan kepada AS dan semua pihak yang memiliki kekuatan atau penasihat mereka di lapangan (di Suriah) untuk memastikan koordinasi dalam pekerjaan kami,” kata Lavrov.

“Zona-zona deeskalasi adalah salah satu pilihan yang mungkin untuk diikuti bersama-sama. Setiap orang agar menghindari langkah sepihak, menghormati kedaulatan Suriah dan bergabung dalam pekerjaan bersama yang kita disepakati dengan pemerintah Republik Arab Suriah,” imbuh Menlu Rusia ini, seperti dikutip Sputnik.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
29 menit yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
1 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
2 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
3 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
4 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved