Sniper Sayap ISIS Tembak Mati Remaja saat Salat di Masjid Marawi

Sabtu, 10 Juni 2017 - 14:46 WIB
Sniper Sayap ISIS Tembak...
Sniper Sayap ISIS Tembak Mati Remaja saat Salat di Masjid Marawi
A A A
MARAWI - Seorang remaja lelaki berusia 14 tahun yang sedang salat jumat di dalam masjid di Kota Marawi ditembak mati oleh sniper kelompok Maute, sayap ISIS di Filipina. Target sebenarnya diduga tentara Filipina di kamp dekat masjid, namun justru remaja tersebut yang terkena tembakan.

Kelompok Maute pimpinan Isnilon Hapilon sebelumnya adalah bagian dari kelompok Abu Sayyaf. Namun, kelompok bersenjata ini telah bersumpah setia kepada kelomok Islamic State atau ISIS di Timur Tengah.

Korban diketahui Abdillah Masid. Dia sedang salat Jumat bersama ayahnya, Cumacasar, dan kerabatnya yang lain di masjid sekitar pukul 12.30. Ketika sedang salat, peluru sniper (penembak runduk) dari kelompok Maute menghantam kepalanya.

Abdillah meninggal seketika. Lokasi penembakan di Masjid Datu Saber yang berjarak beberapa meter dari kamp Brigade 103 Angkatan Darat Filipina.

Kamp itu sedianya dikunjungi Presiden Rodrigo Duterte Kamis lalu. Namun, Pasukan Keamanan Presiden dan pasukan militer membujuk Duterte untuk membatalkan perjalanan tersebut karena alasan keamanan.

Kedua pasukan tersebut menyatakan bahwa Marawi masih terlalu berbahaya untuk kunjungan kepresidenan. Mereka membujuk Duterte untuk pergi ke Kamp Evangelista Divisi IV Infanteri di Cagayan de Oro City.

Seorang sumber di lokasi penembakan mengatakan bahwa peluru tersebut diduga ditargetkan terhadap seorang anggota brigade Angkatan Darat Filipina.

”Sangat jelas bahwa tembakan penembak runduk berasal dari daerah di mana sisa militan Maute masih bersembunyi. Dan, dari lintasannya, itu seharusnya ditargetkan terhadap Brigade 103 tapi jatuh pendek dan malah menghantam anak itu,” ujar sumber tersebut kepada Philstar, Sabtu (10/6/2017).

Kematian Abdillah terjadi di tengah serangan terhadap sisa-sisa kelompok teroris yang telah bersembunyi di beberapa bagian di Kota Marawi.

Keluarganya tidak bisa menguburnya secara cepat kemarin. Mereka harus menjaga jenazah korban di dalam masjid selama beberapa jam karena sangat sulit untuk menggali makam yang dihantui tembakan sniper Maute. Jenazah korban baru bisa disemayamkan sekitar pukul 16.35.
(mas)
Berita Terkait
Perbarui Sumpah Lindungi...
Perbarui 'Sumpah' Lindungi Filipina, AS Serahkan Rudal dan Bom
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Sidang Munarman, Saksi...
Sidang Munarman, Saksi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Filipina Hadiri Baiat ISIS di Makassar
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
2 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
4 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
5 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
7 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
7 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved