Video 'Sembah Tuhanmu dengan Cinta, Bukan Teror' Viral di YouTube

Rabu, 31 Mei 2017 - 06:50 WIB
Video Sembah Tuhanmu...
Video 'Sembah Tuhanmu dengan Cinta, Bukan Teror' Viral di YouTube
A A A
KUWAIT - Sebuah video klip berbahasa Arab yang menyerukan “menyembah Tuhan dengan cinta, bukan dengan teror” telah viral di YouTube. Video yang dirilis awal Ramadan ini sengaja dibuat untuk mengecam kelompok teroris yang mengatasnamakan agama.

Perusahaan telekomunikasi seluler Kuwait, Zain, merupakan pihak yang merilis video tersebut. Adegan menampilkan penyanyi Hussain Al Jassmi asal Uni Emirat Arab.

Hanya dalam tempo empat hari, video yang dirilis hari Jumat, 26 Mei 2017 itu sudah ditonton lebih dari 2 juta orang.

Adegan dimulai dengan seorang anak yang akan mengadu kepada Tuhan tentang ulang teroris. ”Saya akan menceritakan segalanya kepada Tuhan. Bahwa Anda (teroris) telah mengisi kuburan dengan anak-anak dan mengosongkan meja sekolah kami,” kata anak tersebut.

Saat anak itu berbicara, seorang pria sedang menyiapkan sabuk bom bunuh diri. Pria itu kemudian memasuki sebuah bus dan berencana untuk meledakkan diri. Namun, dia berhadapan dengan banyak orang yang penuh luka dan justru diceramahi seorang pria tua yang memegang anak kecil. ”Allah adalah pencipta kehidupan," ucap pria tua itu yang membuat pelaku yang hendak meledakkan diri menjadi ragu.

Video juga menampilkan seorang anak laki-laki yang menyerupai bocah cilik Aleppo korban bom yang pernah jadi sorotan dunia pada Agustus 2016 lalu.

Beberapa serangan yang dilakukan oleh al-Qaeda dan ISIS dalam beberapa tahun terakhir juga dikompilasikan dalam video tersebut, termasuk pemboman masjid Kuwait tahun 2015 yang menewaskan 27 orang dan pemboman di Baghdad tahun 2016 yang mengakibatkan lebih dari 300 kematian.

Sebuah pemboman di pesta pernikahan di Amman, Yordania, tahun 2005 yang menewaskan 60 orang juga muncul dalam video itu.

Adegan berlanjut dengan sekelompok orang—siswa, guru, orang-orang di pesta pernikahan, dan penumpang bus—mendekati pelaku yang hendak melakukan bom bunuh diri. Mereka kompak menyerukan kepadanya; ”Sembah Tuhanmu dengan cinta. Dengan cinta, bukan teror”.

”Hadapi musuhmu dengan damai, atau perang. Ayo buang bom ekstrem untuk kehidupan yang lebih baik,” kata penyanyi Al Jassmi yang dilantunkan dalam nyanyian.

Video berakhir dengan catatan positif, dengan pernikahan yang bahagia dan anak-anak yang menyenangkan, sementara calon teroris meninggalkan rencana jahatnya.

”Kami akan menghadapi serangan kebencian mereka dengan lagu-lagu cinta. Mulai sekarang sampai (tercipta) kebahagiaan,” bunyi keterangan video di akhir adegan.
(mas)
Berita Terkait
Irak Pertimbangkan Bantu...
Irak Pertimbangkan Bantu Suriah saat Pemberontak Bangkit
Otoritas Kuwait Minta...
Otoritas Kuwait Minta 100 Ekspatriat yang Masuk Daftar Hitam untuk Pergi
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Puluhan Truk Tangki...
Puluhan Truk Tangki AS Angkut Minyak Curian dari Suriah ke Irak
Turki Serang Hampir...
Turki Serang Hampir 500 Basis Kurdi di Irak Utara dan Suriah
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
41 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved