Ulang Tahun Kudeta Militer, RS Bangkok Diguncang Bom

Senin, 22 Mei 2017 - 17:04 WIB
Ulang Tahun Kudeta Militer,...
Ulang Tahun Kudeta Militer, RS Bangkok Diguncang Bom
A A A
BANGKOK - Sebuah ledakan bom mengguncang di sebuah rumah sakit (RS) di Ibu Kota Thailand, Bangkok, Senin (22/5/2017). Serangan bom tepat di hari ulang tahun kudeta militer 2014 ini melukai 24 orang.

Belum ada yang mengklaim bertanggungjawab atas ledakan di Rumah Sakit Phramongkutklao tersebut. RS ini terkenal sebagai fasilitas untuk layanan kesehatan tentara dan keluarga pensiunan perwira militer Thailand.

”Itu adalah bom. Kami menemukan potongan-potongan yang digunakan untuk membuat bom,” kata Kamarie Aucharoen, komandan tim penjinak bom Kepolisian Thailand, kepada Reuters.

Belum jelas siapa pelaku dan motif serangan bom di rumah sakit ini. ”Saat ini, pihak berwenang memeriksa kamera CCTV,” ujar Kamthorn.

Juru bicara pemerintah Thailand Sansern Kaewkamnerd mengatakan 24 orang terluka akibat serangan ini. Sebagian besar terluka akibat terkena serpihan kaca yang beterbangan.

Meski pelaku belum diketahui, namun muncul spekulasi di kalangan publik bahwa serangan bom ini terkait dengan pembangkang politik yang menentang peraturan militer. Spekulasi lainnya adalah serangan terkait kelompok separatis Muslim yang berbasis di selatan negara tersebut.

Pasukan Thailand hingga kini masih siaga di pintu masuk rumah sakit. Wakil Kepala Polisi Nasional Thailand Jenderal Srivara Rangsibrahmanakul mengatakan bom tersebut telah disembunyikan di sebuah kontainer di pintu masuk apotek.

Hari Senin yang jadi hari serangan bom ini merupakan hari ulang tahun kudeta militer 22 Mei 2014. Kudeta militer tersebut berhasil menggulingkan pemerintah yang terpilih secara demokratis. Kudeta juga mengakhiri kerusuhan selama berbulan-bulan, termasuk demonstrasi jalanan yang mematikan.

Sejak kudeta, junta militer, yang dikenal sebagai Dewan Perdamaian dan Ketertiban Nasional, telah membatasi pembangkangan politik. Tak hanya itu, junta militer juga melakukan tindakan keras terhadap siapa pun yang melakukan penghinaan terhadap Kerajaan Thailand.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
15 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
57 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved