Filipina Tetarik Beli Senjata Presisi Tinggi Rusia

Senin, 22 Mei 2017 - 15:45 WIB
Filipina Tetarik Beli...
Filipina Tetarik Beli Senjata Presisi Tinggi Rusia
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina tertarik untuk membeli senjata berpresisi tinggi dari Rusia untuk digunakan dalam memerangi pemberontak di dalam negeri. Presiden Rodrigo Duterte akan meyakinkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memasok senjata kepada Manila.

”Kami hanya melawan pemberontakan, seperti di Rusia. Mereka hanya beberapa gelintir, tapi (mereka menyebabkan) malapetaka. Anda memerlukan senjata cerdas dan berpresisi,” kata Duterte.

“Kami tidak memiliki teknologi seperti itu, hanya senjata. Senjata kecil dan roket yang bisa menabrak bumi dengan akurasi tinggi. Dan yang sangat penting adalah helikopter dan pesawat terbang, bukan jet, tapi yang didorong baling-baling, lebih murah tapi lebih efektif dalam memerangi sejumlah teroris dalam konflik,” lanjut Duterte.

Rencananya, Duterte akan berkunjung ke Rusia selama sepekan pada minggu depan. Kunjungan itu akan dia manfaatkan untuk meyakinkan Presiden Putin agar bersedia memasok senjata kepada pasukan Filipina.

”Saya pikir saya perlu meyakinkan Presiden Putin, sebenarnya tidak banyak. Sebenarnya ini adalah roket darat kecil, tapi itu bisa memukul dengan presisi tinggi,” papar Duterte seperti dilansir Sputnik, Senin (22/5/2017).

Menurut Duterte, Rusia telah maju dalam pembuatan sistem senjata berpresisi tinggi. Dia bahkan menganggap senjata Rusia lebih baik dibandingkan senjata Amerika Serikat.

Filipina, lanjut dia, akan terbuka untuk membuat aliansi militer baru, termasuk dengan Beijing dan Moskow, jika keamanan internasional memburuk.

”Jika situasi di seluruh dunia semakin parah, saya tidak akan dipaksa, tapi saya akan terbuka untuk (membentuk) aliansi pertahanan, karena hanya Rusia dan China yang bisa diandalkan,” imbuh Duterte.

Dia mengkritik aliansi militer dengan AS. ”Amerika bersifat ganda dalam pembicaraan, tangan kiri tidak tahu apa yang dilakukan tangan kanan, jadi akan selalu ada masalah, akan selalu ada kesalahpahaman dan mungkin ketidaksukaan, jika bukan kebencian satu sama lain,” papar Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Filipina Beli Rudal...
Filipina Beli Rudal Jelajah Supersonik BrahMos India Rp5,3 Triliun
5 Presiden di Dunia...
5 Presiden di Dunia yang Jomblo, Nomor 2 Alasannya Tak Lazim
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Memihak AS Jika Konflik dengan Rusia Meluas ke Asia
Rusia Ungkap AS Rekrut...
Rusia Ungkap AS Rekrut Tentara Bayaran untuk Ukraina di Filipina
Perjuangkan Kebebasan...
Perjuangkan Kebebasan Berekspresi, Jurnalis Rusia dan Filipina Raih Nobel Perdamaian
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
3 menit yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
34 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
1 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved