Maduro Peringatkan Trump: Cabut Tangan Kotormu dari Venezuela!

Minggu, 21 Mei 2017 - 04:26 WIB
Maduro Peringatkan Trump:...
Maduro Peringatkan Trump: Cabut Tangan Kotormu dari Venezuela!
A A A
CARACAS - Presiden Venezeula Nicholas Maduro memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump agar berhenti campur tangan urusan internal negaranya. Dia mendesak kepentingan Washington segera hengkang dari Caracas.

Peringatan Maduro ini muncul setelah pemerintah AS menjatuhkan sanksi dengan klaim untuk mendukung rakyat Venezula yang menghendaki pergantian rezim.

Paket sanksi baru tersebut menargetkan hakim ketua dan tujuh anggota Mahkamah Agung Venezuela. Sanksi dijatuhkan oleh Departemen Keuangan AS untuk ”memajukan pemerintahan demokratis” di negara sosialis itu.

”Cukup untuk campur tangan. Hengkanglah, Donald Trump. Keluar dari Venezuela,” kata Maduro dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi mengacu pada desakannya agar kepentingan AS keluar dari negaranya.

“Cabut tangan kotormu dari sini!,” lanjut Maduro, yang dilansir Reuters, Minggu (21/5/2017).

Komentar presiden pengganti Hugo Chavez ini menggemakan sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Venezuela sebelumnya yang menuduh AS melakukan intervensi dalam urusan dalam negeri negara tersebut. Washington juga dituduh mengguncang Caracas.

”Kemarahan Presiden Trump terhadap rakyat Venezuela, pemerintah dan lembaganya telah melampaui semua batas,” bunyi pernyataan pemerintah Venezuela.

Pemerintah Maduro mendesak AS untuk fokus dalam memilah masalah internalnya sendiri dan bukannya campur tangan dalam urusan internal Venezuela.

Sanksi yang diberlakukan oleh Departemen Keuangan AS mencakup pembekuan aset yang mungkin dimiliki delapan hakim Venezuela di AS. Para hakim itu juga dilarang memasuki AS dan melarang warga AS untuk melakukan bisnis dengan orang-orang yang terkena sanksi.

Dalam menjatuhkan sanksi, pemerintah AS menyebut situasi di Venezuela adalah “aib bagi kemanusiaan".”Negara itu telah berjalan dengan sangat buruk,” kata Presiden Trump beberapa hari lalu.
(mas)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Maduro: Trump Izinkan...
Maduro: Trump Izinkan CIA Lakukan Operasi Senyap di Venezuela
Berita Terkini
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
13 menit yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
22 menit yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
1 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
2 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
3 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved