China Bantah Cegat Pesawat Militer AS di Laut Kuning

Sabtu, 20 Mei 2017 - 12:31 WIB
China Bantah Cegat Pesawat...
China Bantah Cegat Pesawat Militer AS di Laut Kuning
A A A
BEIJING - China membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) bahwa dua jet tempurnya mencegat sebuat pesawat pengisap radiasi pada awal pekan ini. Beijing mengatakan bahwa pesawatnya bertindak sesuai dengan hukum.

"Komentar terkait dari pihak AS tidak sesuai dengan fakta," kata kementerian pertahanan China dalam sebuah pernyataan yang diposting di situsnya seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (20/5/2017).

"Pada tanggal 17 Mei, sebuah pesawat pengintaian AS melakukan operasi di wilayah udara di atas Laut Kuning China (bagian utara Laut China Timur), dan pesawat terbang China bertindak untuk mengidentifikasi dan menyelidiki sesuai dengan undang-undang," kata pernyataan tersebut.

Kementerian pertahanan China pun menyatakan jika dua jet tempurnya bertindak profesional dan tidak melakukan aksi berbahaya. China pun mendesak AS untuk menghentikan latihan pengintaian tersebut untuk mencegah insiden di masa depan.

"Operasi pengintaian militer Amerika sering menjadi akar permasalahan keamanan antara angkatan laut serta angkatan darat China dan AS," demikian pernyataan kementerian pertahanan China.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, angkatan udara AS mengatakan pesawat WC-135 Constant Phoenix disergap oleh dua pesawat tempur Sukhoi Su-30 China. Saat itu, pesawat milik angkatan udara AS tengah menjalani misi rutin.

WC-135 adalah "pesawat sniffer" yang dirancang untuk memindai atmosfer untuk tanda-tanda aktivitas nuklir.

"WC-135 beroperasi sesuai dengan hukum internasional. Sementara kami masih menyelidiki insiden tersebut, laporan awal dari awak pesawat AS menggambarkan aksi pencegatan itu sebagai tindakan tidak profesional," kata angkatan udara AS.

Baca juga:
Bermanuver Terbang Terbalik, Jet China Cegat Pesawat AS


Pencegatan udara tengah terjadi secara rutin di wilayah udara internasional, namun militer AS sering melakukan kontak kepada pilot asing jika menilai manuver itu berisiko atau tidak profesional.
(ian)
Berita Terkait
Tokyo: AS Jamin Pasang...
Tokyo: AS Jamin Pasang Badan untuk Jepang Jika Konflik dengan China
Bertindak Agresif, AS...
Bertindak Agresif, AS dan Jepang Ancam 'Tekan' China
Menlu AS Blinken: China...
Menlu AS Blinken: China Bertindak Agresif dan Represif di Asia
Kirim Kapal Bersenjata...
Kirim Kapal Bersenjata ke Perairan Jepang, Pentagon Peringatkan China
Gertak China, AS-Jepang-Prancis...
Gertak China, AS-Jepang-Prancis Bersiap Manuver Militer Gabungan
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
1 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
2 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
3 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved