Gila-gilaan, Saudi Ingin Beli Senjata AS Senilai Rp1.332 Triliun

Senin, 15 Mei 2017 - 07:27 WIB
Gila-gilaan, Saudi Ingin...
Gila-gilaan, Saudi Ingin Beli Senjata AS Senilai Rp1.332 Triliun
A A A
WASHINGTON - Arab Saudi hampir menyelesaikan serangkaian kesepakatan pembelian senjata Amerika Serikat (AS) dengan total harga lebih dari USD100 miliar atau lebih dari Rp1.332 triliun. Hal itu diungkap seorang pejabat senior Gedung Putih menjelang kunjungan Presiden Donald Trump ke Riyadh, 19 Mei 2017 nanti.

Pejabat yang berbicara dengan Reuters dengan syarat tidak anonim itu mengatakan bahwa paket senjata tersebut bisa melampaui lebih dari USD300 miliar selama satu dekade untuk membantu Arab Saudi meningkatkan kemampuan pertahanannya. Pembelian paket senjata ini juga akan mempertahankan Saudi sebagai sekutu militer kualitatif AS.

”Kami berada di tahap akhir dari serangkaian kesepakatan,” kata pejabat tersebut. Paket ini dikembangkan bertepatan dengan kunjungan Trump ke Arab Saudi. Trump berangkat ke Kerajaan pada tanggal 19 Mei, pemberhentian pertama dalam lawatan internasional perdananya.

Amerika telah menjadi pemasok utama untuk sebagian besar kebutuhan militer Saudi, mulai dari jet tempur F-15 hingga sistem komando dan kontrol yang bernilai puluhan miliar dolar dalam beberapa tahun terakhir. Trump telah bersumpah untuk merangsang ekonomi AS dengan meningkatkan pekerjaan manufaktur.

Pejabat Gedung Putih itu melanjutkan, paket tersebut mencakup senjata dan pemeliharaannya, seperti kapal, rudal pertahanan udara hingga peralatan keamanan maritim. ”Kita akan melihat komitmen yang sangat substansial. Dalam banyak hal, ini dimaksudkan untuk membangun kemampuan untuk menghadapi ancaman untuk mereka,” katanya.

“Ini baik untuk ekonomi Amerika, tapi juga akan baik dalam hal membangun kemampuan yang sesuai dengan tantangan kawasan ini. Israel masih akan mempertahankan keunggulan,” imbuh pejabat Gedung Putih ini, yang dilansir semalam (14/5/2017).

Selama di Riyadh, kata pejabat tersebut, Trump akan menghadiri tiga acara besar. Yakni, serangkaian pertemuan dengan pejabat Saudi, sebuah sesi terpisah dengan para pemimpin Dewan Kerjasama Teluk enam negara dan makan siang dengan para pemimpin Arab dan Muslim—di mana 56 di antaranya telah diundang. Pertemuan ini untuk membahas cara memerangi ekstremisme dan menindak pembiayaan gelap.

Trump akan membahas bagaimana melawan ancaman dari militan yang mengatasnamakan Islam, perang di Yaman dan ancaman rudal balistik dan pelayaran maritim di Laut Merah.

Selain Arab Saudi, perjalanan luar biasa pertama Trump juga akan berlanjut ke Israel, Vatikan, Brussels. Di Brussels, Trump akan menghadiri pertemuan puncak NATO. Presiden Amerika ini juga akan mengunjungi Sisilia untuk pertemuan puncak G-7.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
8 Negara Mayoritas Muslim...
8 Negara Mayoritas Muslim yang Jadi Sekutu Amerika Serikat
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
23 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
55 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved