Trump Pecat Kepala Pelayan Gedung Putih Berkulit Hitam

Sabtu, 06 Mei 2017 - 07:58 WIB
Trump Pecat Kepala Pelayan...
Trump Pecat Kepala Pelayan Gedung Putih Berkulit Hitam
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Donald Trump memecat kepala pelayan Gedung Putih, Angella Reid. Dia tercatat sebagai wanita kulit hitam pertama dan orang kedua keturunan Afrika-Amerika yang pernah bekerja di Gedung Putih.

Staf kediaman Gedung Putih menyatakan bahwa Reid yang ditunjuk oleh Presiden Barack Obama pada tahun 2011, telah diberi tahu soal pemecatannya. Namun, pihak Gedung Putih menolak memberikan alasan pemecatan itu.

”Kami sangat berterima kasih atas pelayanannya dan semoga dia yang terbaik,” seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi pemecatan Reid, seperti dikutip dari Washington Post, Sabtu (6/5/2017). Pejabat itu berbicara dalam kondisi anonim.

Kepala pelayan Gedung Putih selama ini bertugas mengurus kebutuhan keluarga presiden dan mengawasi staf-staf, termasuk koki, pelayan, tukang kayu, tukang kebun dan pekerja lain yang mengurus kediaman Presiden AS.

Reid menggantikan pendahulunya, Laksamana Stephen Rochon, yang pindah pekerjaan di Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Umur pekerjaan sebagai pelayan Gedung Putih pada umumnya panjang. Sejak 1990, Gedung Putih tercatat baru mempekerjakan sembilan kepala pelayan.

Reid diyakini orang ketiga yang dipecat dari pekerjaan itu. Sebelum dia, Chris Emery, yang mengawal Bill dan Hillary Clinton pada bulan Maret 1994 juga dipecat. Alasannya, Emery berbicara di telepon dengan mantan ibu negara Barbara Bush ketika Bill Clinton berkuasa.

Seorang juru bicara Hillary Clinton mengatakan pada saat itu bahwa dia dan suaminya tidak nyaman dengan Emery, karena bicara dengan mantan Ibu Negara via telepon dari Gedung Putih.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved